Lazio Indonesia Region Tangerang Selatan

Lazio Indonesia Region Tangerang Selatan Akun resmi suporter Lazio yang berada di kota Tangerang Selatan

13/05/2026

FORMASI RESMI LAZIO MELAWAN INTER

(4-3-3)
Motta
Marusic, Gila, Romagnoli, Nuno Tavares
Basic, Patric, Taylor
Isaksen, Noslin, Zaccagni

Caretaker: Marco Ianni

13/05/2026

SARRI SEBUT LAZIO SIAP TAMPIL BEDA KONTRA INTER DI FINAL COPA ITALIA

Maurizio Sarri sebelumnya menggambarkan musim ini adalah yang paling menantang di sepanjang karier kepelatihannya karena segala sesuatu yang terjadi di dalam klub, namun ia masih bisa membawa Lazio lolos ke final Coppa Italia. Mereka akan memiliki kesempatan untuk meraih trofi dan lolos ke Liga Europa tapi mereka harus bisa mengalahkan juara Serie A musim ini, Inter Milan.

Sabtu akhir pekan lalu 10 pemain Lazio harus mengakui keunggulan Inter di pertandingan Serie A dengan skor 0-3. Sarri mengeluhkan performa buruk timnya yang memunculkan beberapa keraguan terkait pilihan pemain dalam pikirannya menjelang final.

“Setelah pertandingan hari Sabtu, saya punya delapan atau sembilan keraguan. Kami sangat buruk secara kolektif sehingga tidak ada gunanya melihat penampilan individu. Kami tidak melakukan pressing, itu adalah penampilan yang sangat buruk,”ujar sang pelatih via LaLazioSiamoNoi.

“Ketika Anda bermain sesering ini, Anda tidak bisa benar-benar memiliki sesi latihan yang memberi Anda banyak indikasi. Sejujurnya, tim juga berlatih dengan baik minggu lalu, tetapi kemudian mereka benar-benar hancur dalam pertandingan. Saya harap hari Sabtu hanyalah hasil dari sesuatu yang bersifat mental. Besok saya harap kita akan berbeda dalam setiap aspek.”

Eks pelatih Napoli tersebut menegaskan bahwa kata-kata dan instruksi taktiknya akan menjadi tidak berguna di akhir persiapan dan semua akan tergantung pafa para pemain untuk bermain dengan sikap yang benar.

“Setelah makan siang saya akan duduk untuk mempersiapkan rapat tim malam ini, dan saya kesulitan menemukan kata-kata yang tepat. Apa pun yang saya katakan terdengar klise. Jelas pertandingan ini penting, jelas pertandingan ini sulit. Kami harus melupakan pertandingan hari Sabtu; setelah itu, setiap kata menjadi tidak perlu. Anda membutuhkan keyakinan. Anda perlu mempercayainya sampai pada titik kegilaan.

“Jika mentalitasnya sama seperti hari Sabtu, taktik tidak berarti apa-apa. Jika kami memiliki mentalitas tetapi tidak menyerang ruang kosong, maka itu tetap tidak berguna. Kami telah mempersiapkan sesuatu yang berbeda untuk besok.”

Bos Biancocelesti tersebut senang bisa menyambut kedatangan para penggemar di tempat duduk stadion Olimpico untuk mendukung timnya.

“Tentu saja. Pemanasan akhir-akhir ini terasa menyedihkan. Kembalinya para penggemar dapat membantu tim dari sudut pandang itu. Saya tidak tahu berapa banyak poin yang hilang karena tidak adanya penggemar di stadion, tetapi itu pasti merugikan kami. Jadi ya, para pendukung dapat membantu kami dalam hal itu.”

13/05/2026

FINAL COPA ITALIA: PREDIKSI FORMASI LAZIO DAN INTER SERTA INFO SIARAN

Maurizio Sarri, pelatih Lazio, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap penampilan timnya dalam konferensi pers pra-pertandingan. Dia berencana untuk melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemainnya. Laporan pra-pertandingan menunjukkan kemungkinan perubahan di lini tengah dengan Patric, Kenneth Taylor, dan Toma Basic berpeluang kembali mengisi posisi utama. Sementara itu, Mattia Zaccagni yang baru pulih dari cedera kaki, diharapkan bisa memperkuat lini depan bersama Gustav Isaksen.

Di kubu Inter, Cristian Chivu juga bersiap menurunkan beberapa pemain inti yang diistirahatkan pada akhir pekan lalu. Manuel Akanji, Piotr Zielinski, Denzel Dumfries, dan Federico Dimarco diperkirakan akan tampil sejak menit pertama di ibu kota. Meski ada kekhawatiran terkait kondisi fisik Marcus Thuram setelah mengalami masalah otot, penyerang asal Prancis itu sudah kembali berlatih dan akan dievaluasi lebih lanjut sebelum laga dimulai.

Kedua tim dijadwalkan memulai pertarungan pada pukul 20.00 waktu setempat. Susunan pemain yang diperkirakan untuk Lazio adalah formasi 4-3-3 dengan Motta menjaga gawang. Sementara Inter kemungkinan akan turun dengan formasi 3-5-2, menempatkan J.Martinez sebagai penjaga gawang utama.

Bagi para penggemar sepak bola di Inggris, pertandingan final ini dapat disaksikan secara langsung melalui Premier Sports 1, sementara pemirsa di Amerika Serikat dapat menyaksikannya via Paramount+. Tetap ikuti perkembangan terkini, komentar langsung, dan reaksi pasca-pertandingan untuk menyaksikan siapa yang akan berjaya di Coppa Italia tahun ini.

13/05/2026

MATERAZZI: INTER PEDE RAIH 2 TROFI, LAZIO DIREMEHKAN

Pertarungan antara Lazio dan Inter ini akan berlangsung pada pukul 20.00 BST, Rabu malam. Dalam perjalanan menuju final, Lazio telah menyingkirkan tim-tim kuat seperti Milan, Bologna, dan Atalanta. Sementara itu, Inter melaju dengan menundukkan Venezia, Torino, dan Como.

Secara kebetulan, kedua tim baru saja bertemu di Serie A akhir pekan lalu di stadion yang sama, di mana Inter meraih kemenangan telak 3-0 atas Lazio. Kemenangan tersebut semakin mengukuhkan status Inter sebagai favorit, setelah mereka berhasil mengamankan gelar Scudetto di bawah asuhan Cristian Chivu.

Inter Milan dan Lazio merupakan tim tersukses kedua dan keempat dalam sejarah Coppa Italia. Inter mengincar gelar kesepuluh mereka, sedangkan Lazio berharap bisa menambah koleksi trofi Coppa Italia menjadi delapan.

Materazzi, dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, menyoroti performa Inter yang konsisten dan tidak kendor meskipun sudah mencapai berbagai target. Ia memuji kemajuan yang dicapai oleh Cristian Chivu, bahkan mengakui bahwa banyak suporter Inter di awal musim yang meragukan kemampuan pelatih muda tersebut.

Pemain yang mencuri perhatian Materazzi musim ini adalah Marcus Thuram. Meski sempat mendapat kritik di awal musim, Thuram berhasil membuktikan kualitasnya, terutama ketika berduet dengan Lautaro Martinez. Kembalinya Lautaro dari cedera juga menjadi dorongan besar bagi Inter, mengingat kontribusinya yang signifikan dengan 17 gol di Serie A.

Lini tengah Inter juga tidak bisa diabaikan. Nicolo Barella, yang sempat diragukan, menunjukkan performa gemilang dan mencetak gol-gol penting. Materazzi memperingatkan agar Lazio berhati-hati terhadap kebangkitan Barella.

Di sisi lain, Materazzi menilai Lazio harus bangga dengan pencapaian mereka. Meski tidak diunggulkan, mereka berhasil mencapai final di bawah bimbingan pelatih berpengalaman, Maurizio Sarri. Laga satu kali ini bisa menghasilkan kejutan, dan Lazio harus percaya pada kemampuan mereka.

Untuk Cristian Chivu, memenangkan Coppa Italia akan menjadi pencapaian ganda yang manis, menambah catatan impresifnya setelah sukses di Serie A. Materazzi mengingat kembali kenangan pribadi dari Coppa Italia, terutama kegagalannya di final 2007 melawan Roma dan kenangan manis saat memenangkan gelar pada 2010 di bawah asuhan Jose Mourinho.

Menjelang final, Materazzi yakin bahwa Inter akan menunjukkan kekuatan fisik dan mental yang kokoh di lapangan. Meski Lazio mungkin bisa memberikan perlawanan, Materazzi optimistis Inter memiliki satu tujuan: mengangkat dua trofi di Milan pada hari Minggu mendatang.

13/05/2026

ATALANTA BERHARAP INTER TUNDUKAN LAZIO DI FINAL COPA ITALIA

Saat ini, Lazio berada di peringkat kesembilan klasemen Serie A dan menghadapi Inter yang baru saja dinobatkan sebagai juara Scudetto. Pemenang Coppa Italia akan otomatis mendapatkan tempat di Liga Europa musim depan. Namun, Inter sudah memastikan tempat mereka di Liga Champions musim depan, sehingga jika mereka menang, maka tim peringkat empat besar Serie A akan lolos ke Liga Champions, sementara posisi kelima dan keenam akan berlaga di Liga Europa, serta posisi ketujuh ke Liga Konferensi.

Di sisi lain, jika Lazio berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan Inter, mereka akan menyabet satu tiket Liga Europa, yang berarti tim empat besar tetap ke Liga Champions, posisi kelima (ditambah Lazio) ke Liga Europa, dan posisi keenam ke Liga Konferensi.

Situasi ini memberikan dampak signifikan bagi Atalanta, yang saat ini menempati posisi ketujuh di Serie A. La Dea hampir pasti akan menyelesaikan musim di posisi tersebut, lantaran tidak mungkin mengejar Como di posisi keenam yang unggul tujuh poin dengan sisa dua pertandingan. Sementara itu, mereka juga cukup aman dari kejaran Bologna di posisi kedelapan yang tertinggal enam poin.

Jika Inter meraih kemenangan di final Coppa Italia, Atalanta hampir pasti akan mendapatkan tiket ke Liga Konferensi musim depan. Namun, jika Lazio yang keluar sebagai pemenang, peluang Atalanta untuk tampil di ajang Eropa akan pupus.

Dengan hanya terpaut tiga poin antara empat tim dari posisi ketiga hingga keenam di klasemen Serie A, Como, Roma, Milan, dan bahkan Juventus akan memantau hasil final malam ini dengan penuh perhatian, karena hasilnya bisa mempengaruhi posisi akhir mereka di liga.

13/05/2026

SKORSING ROMAGNOLI HANYA SATU PERTANDINGAN

Alessio Romagnoli dipastikan mendapat hukuman larangan bermain satu pertandingan setelah keputusan resmi dari Giudice Sportivo terkait insiden pada pekan ke-36 Serie A.

Bek Lazio tersebut sebelumnya menerima kartu merah langsung saat menghadapi Inter Milan. Dalam pernyataan resminya, otoritas disiplin Serie A menyebut Romagnoli dijatuhi sanksi karena melakukan pelanggaran berat dalam permainan.

“Skorsing satu pertandingan efektif diberikan kepada Alessio Romagnoli karena bertanggung jawab atas pelanggaran serius dalam permainan,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Dengan hukuman ini, Romagnoli dipastikan absen pada pertandingan Lazio berikutnya melawan Roma dan bisa kembali bermain di pekan terakhir Serie A melawan Pisa.

13/05/2026

BERHARAP SARRI MAMPU ULANGI SUKSES ROSSI

Atmosfer penuh ketegangan menyelimuti Lazio jelang laga terpenting musim ini. Di tengah tekanan besar dan nuansa superstisi yang kerap mengiringi pertandingan penting, Biancoceleste dituntut tampil sempurna di lapangan, sementara para pendukung berharap sejarah indah dapat terulang kembali.

Tanggal 13 Mei menghadirkan kenangan manis bagi publik Lazio. Tepat 17 tahun lalu, Lazio asuhan Delio Rossi sukses menjuarai Coppa Italia di Stadion Olimpico setelah menundukkan Sampdoria melalui drama adu penalti. Final tahun 2009 itu masih membekas di ingatan tifosi: gol Mauro Zarate, balasan Giampaolo Pazzini, hingga penalti Ousmane Dabo yang memastikan trofi jatuh ke tangan Lazio.

Kini, kebetulan sejarah kembali hadir. Pada tanggal yang sama, Lazio kembali menghadapi pertandingan krusial Coppa Italia di Olimpico. Bedanya, lawan kali ini adalah Inter Milan, tim yang dinilai jauh lebih kuat dan lebih difavoritkan.

Meski peluang tidak berpihak kepada Lazio, harapan tetap hidup. Sejarah dan tradisi memberi keyakinan bahwa keajaiban masih mungkin terjadi. Situasi yang dihadapi tim saat ini bahkan dianggap mirip dengan tahun 2009: Lazio sedang berjuang mengamankan tiket Eropa, Coppa Italia menjadi harapan utama penyelamat musim, dan masa depan sang pelatih masih dipenuhi tanda tanya.

Maurizio Sarri dan anak asuhnya kini memikul harapan besar seluruh pendukung Lazio. Mereka ingin kembali menciptakan malam bersejarah di Olimpico dan mempersembahkan trofi yang diperjuangkan dengan penuh pengorbanan sepanjang musim.

Bagi para tifosi, satu hal yang tersisa hanyalah berharap, menyatukan doa, dan percaya bahwa sepak bola selalu punya ruang untuk keajaiban.

13/05/2026

PERKIRAAN FORMASI LAZIO MELAWAN INTER

(4-3-3):
Motta;
Marusic, Gila, Romagnoli, Nuno Tavares;
Basic, Patric, Taylor;
Isaksen, Noslin, Zaccagni.

Cadangan: Furlanetto, Giacomone, Gigot, Provstgaard, Lazzari, Pellegrini, Hysaj, Rovella, Dele-Bashiru, Belahyane, Cancellieri, Pedro, Przyborek, Ratkov, Maldini.

Pelatih: Maurizio Sarri.

Pertandingan Kamis 14 Mei 2026 pukul 02.00 WIB

13/05/2026

MOTTA TAMBAH PORSI LATIHAN UNTUK ADU PENALTI

Lazio tengah mempersiapkan segala detail jelang final Coppa Italia melawan Inter Milan di Stadion Olimpico. Sorotan tertuju pada kiper muda Edoardo Motta yang berpeluang menjadi pahlawan dalam laga terbesar sepanjang kariernya sejauh ini.

Motta sebelumnya tampil gemilang saat membawa Lazio lolos ke final usai menggagalkan empat tendangan penalti pemain Atalanta. Kini, penjaga gawang muda tersebut kembali bersiap menghadapi kemungkinan adu penalti kontra Inter.

Menurut laporan harian Il Messaggero, dalam dua hari terakhir staf pelatih kiper Lazio di pusat latihan Formello secara khusus melatih Motta menghadapi situasi tendangan penalti. Fokus utama latihan adalah mempelajari karakter para algojo Inter, mulai dari Lautaro Martínez, Piotr Zieliński, Federico Dimarco, Francesco Pio Esposito, hingga Nicolò Barella dan Alessandro Bastoni.

Seperti saat menghadapi Atalanta, Motta dikabarkan akan membawa botol minum berisi catatan kecil mengenai arah dan kebiasaan para eksekutor penalti lawan. Semua informasi itu telah dipelajari dan disimpan dalam ingatannya demi mengantisipasi kemungkinan “lotere” adu penalti di final nanti.

Kiper muda Lazio itu kini bermimpi menutup laga di Olimpico dengan cara yang sama seperti di Bergamo: mengangkat tangan ke langit sebagai pahlawan kemenangan, sekaligus membawa pulang trofi Coppa Italia untuk Lazio.

Final penuh gengsi akan hadir dini hari nanti!Come on kita ramaikan dan dukung bersama perjuangan Lazio menghadapi Inter...
13/05/2026

Final penuh gengsi akan hadir dini hari nanti!

Come on kita ramaikan dan dukung bersama perjuangan Lazio menghadapi Inter Milan di partai puncak Coppa Italia Final bersama Lazio Indonesia Region Tangerang Selatan!

FINAL COPA ITALIA
Lazio vs Inter
Thursday, May 14, 2026
02.00 AM
Basecamp
HTM: FREE
CP: 0857-1505-6383 ()

Datang, bersuara, dan jadikan malam final ini penuh atmosfer!

Karena kemenangan lebih seru saat dirayakan bersama.

Don't miss it..
Be there..

13/05/2026

SARRI MASIH BIMBANG PILIH REGISTA, PATRIC PALING BERPELUANG

Pelatih Maurizio Sarri dikabarkan masih memiliki satu keraguan utama menjelang final Coppa Italia melawan Inter Milan, yakni soal siapa yang akan mengisi posisi regista atau pengatur permainan di lini tengah.

Dalam sesi latihan terakhir di Formello, Sarri akhirnya bisa memimpin latihan dengan skuad lengkap. Danilo Cataldi telah kembali bergabung setelah absen beberapa pekan akibat serangan flu dan masalah otot. Kini, Cataldi bersaing dengan Patric untuk satu tempat di starting XI.

Meski demikian, keduanya diperkirakan akan mendapat menit bermain melalui skema pergantian pemain di tengah pertandingan. Pada laga semifinal leg kedua melawan Atalanta di Bergamo, Patric lebih dulu dimainkan sebelum Cataldi masuk sebagai pengganti. Situasi serupa berpotensi kembali terjadi di partai final.

Sementara itu, Nicolò Rovella masih menjadi opsi ketiga. Ia sempat tampil pada laga Serie A akhir pekan lalu, namun kondisinya disebut belum menemukan performa terbaiknya setelah absen cukup lama.

Untuk posisi lain, Sarri tampaknya sudah menentukan pilihannya. Tijjani Noslin akan dipercaya sebagai ujung tombak dengan dukungan Gustav Isaksen dan Mattia Zaccagni di sisi sayap. Isaksen disebut masih unggul dibanding Matteo Cancellieri dalam perebutan posisi starter.

Di lini tengah, Toma Basic dan Taylor diproyeksikan bermain sebagai mezzala. Sementara di sektor pertahanan, duet Mario Gila dan Alessio Romagnoli dianggap tak tergantikan.

Untuk posisi bek sayap, Adam Marusic serta Nuno Tavares dipastikan menjadi pilihan utama. Adapun Motta akan berdiri di bawah mistar dan berpeluang menjadi pahlawan Lazio di ajang Coppa Italia.

Perkiraan Formasi Lazio (4-3-3):
Motta; Marusic, Gila, Romagnoli, Nuno Tavares; Basic, Patric, Taylor; Isaksen, Noslin, Zaccagni.

Cadangan:
Furlanetto, Giacomone, Gigot, Provstgaard, Lazzari, Pellegrini, Hysaj, Rovella, Dele-Bashiru, Belahyane, Cancellieri, Pedro, Przyborek, Ratkov, Maldini.

Address

Ciputat
Tangerang
15417

Telephone

+6281287470292

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lazio Indonesia Region Tangerang Selatan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Lazio Indonesia Region Tangerang Selatan:

Share

Category