Fans Club Marc Marquez 93

Fans Club Marc Marquez 93 Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Fans Club Marc Marquez 93, Sports Event, Surabaya.

14/07/2015

Sepi sekalii yaa Marquezer n Marquezista di sini ???
Mana ini suara.nya ????

Kontroversi tentangg MM lagi....
14/07/2015

Kontroversi tentangg MM lagi....

Benar-benar luar biasa nih akal-akalan dari pembalap Repsol Honda Marc Marquez saat naik podium di GP Jerman kemarin (12/7). Pembalap asal Spanyol ini cerdik untuk bisa menunjukan merk kamera mini yang mensupportnya yaitu NILOX di event yang bersponsor utama GOPRO.

MotoGP 2015 Sachsenring (Pasca Race): Tes di Misano, Marquez Ingin Lebih Kencang LagiManiakMotor – Wajar kalau seluruh k...
14/07/2015

MotoGP 2015 Sachsenring (Pasca Race): Tes di Misano, Marquez Ingin Lebih Kencang Lagi

ManiakMotor – Wajar kalau seluruh kru Repsol Honda bergembira ria di Sachsenring. Skenario finish 1-2 sukses dilakoni para aktornya di atas RC213V. Satu modal kebersamaan untuk kuatkan tim memasuki paroh kedua kompetisi.

Kepercayaan diri Marquez tinggi usai RC213V-nya pakai sasis 2014 macam di Assen. Lihat penampilannya mirip musim lalu yang dominan dari sesi ke sesi. Saat sama, Dani Pedrosa sukses membendung Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Itulah harapan petinggi Repsol Honda dan juga Marquez meski tak diucapkan gamblang. Sebab Marquez menangguk poin lebih dari kedua joki Yamaha. Memotong 9 poin dari Rossi dan 12 angka milik Lorenzo. Komposisiklasemen pembalap menjadi Rossi (179), Lorenzo (166), Andrea Iannone (118) dan Marc Marquez (114).

Selisih yang tadinya 74 dari Rossi kini dikuras tinggal 65. Kemungkinan balik ke jalur kejurdun lebih terbuka ketimbang sebelumnya karena masih tersisa 9 balapansisa dengan akumulasi 225 poin. Hitung-hitungannya lebih realistis meski ya tetap saja berat karena Marquez harus menang di semua seri sisa dan makin apik jika Pedrosa pun rutin finish runner-up.

Marquez sendiri sudah tegaskan tak lagi mikir poin, tapi hanya kemenangan demi kemenangan. Bukan tak mungkin, ia bisa menang beruntun lagi seperti 10 kali berturut pada musim 2014. Hanya satu hal yang ia butuhkan: punya motor kencang.

Dua balapan terakhir sudah pastikan kalau kombinasi sasis 2014 dengan mesin, swingarm dan sistem pembakaran 2015 benar-benar sukses mengembalikan Marquez ke performa aslinya. Tapi, namanya pembalap seagresif Marquez, ada saja celah yang menurutnya harus ditingkatkan.

Untuk masuk paroh kedua kompetisi, misalnya, ia ingin RC213V-nyalebih kencang dan lebih mantap lagi dibandingkan motor musuh. Bukan sekadar ingin Bro, tapi berdasarkan penelitiannya sendiri. “Saat di belakang Jorge (Lorenzo) pada lap-lap awal, saya cermati laju motornya. Dalam beberapa aspek mereka masih lebih baik dengan kami. Masih tetap kerja keras untuk siapkan motor lebih kencang ke seri berikutnya. Minggu depan kami tes di Misano, semoga peningkatan yang saya butuhkan bisa didapat,” katanya.

Wah, pantaslah Valentino Rossi masih tetapmemperhitungkan dirinya. Rossi berkomentar tak ingin mengabaikan peluang Marquez biar sekecil apapun.

Inilah Yang Membuat Marquez dan Dani Ngacir di Sachsenring…RiderTua.Com— Perubahan drastis terjadi di kubu tim Repsol Ho...
12/07/2015

Inilah Yang Membuat Marquez dan Dani Ngacir di Sachsenring…

RiderTua.Com— Perubahan drastis terjadi di kubu tim Repsol Honda..kedua ridernya naik podium…memang Sirkuit Sachsenring adalah cocok dengan motor Honda…namun apakah hanya faktor itu saja yang membuat kemenangannya begitu “mulus” tentunya Yamaha juga lebih bagus dari tahun kemarin..bahkan Rossi sempat menjadi yang tercepat dalam Race minggu… artinya bukan hanya faktor paket motor saja to…

Pemilihan ban depan keras disinyalir menjadi penentu kemenangan itu, apakah itu menjadi kunci kemenangan..jawabnya pasti… karena motor Rossi dengan paket barunya sebetulnya juga klop dengan Gaya ridingnya namun kemarin kurang pas dengan jenis ban yang asimetrik dimana disesuaikan dengan layout Sirkuit yang mana justru kedodoran di lap paruh kedua….. Yamaha yang cepat di awal justru ngedrop di akhir balapan…

Ketika mencoba dengan jenis ban lainnya( code 33) Marquez memang cepat diawal dan berlimpah akan grip-nya namun menurun ketika balapan berlangsung…dan dengan 30 putaran Marquez merasa akan tidak mampu bersaing dengan Yamaha…pelajaran berharga pada seri Argentina Kemarin..dimana dengan pilihan ban lebih lunak..garang diawal, namun ngedrop di akhir balapan….Ditambah dengan semakin harmonisnya paket motor Marquez…sirkuit Sachsenring tetap “milik” Honda….Namun yang tidak dipungkiri adalah faktor kesalahan seri sebelumnya yang dilakukan Honda…dimana pemilihan frame yang sama sekali tidak mendukung disemua seri…sangat inferior dan rawan ndolsor…Kesimp**annya Jika kemarin Honda salah pilih ban, maka jangankan Pedrosa Marquez pun akan dilibas Rossi jika ban keras bukan pilihan Honda…

Marquez menggila dan Juara… King Of Sachsenring….!!!RiderTua.Com— Hasil Gemilang diraih Marquez  dan tepat seperti kondi...
12/07/2015

Marquez menggila dan Juara… King Of Sachsenring….!!!

RiderTua.Com— Hasil Gemilang diraih Marquez dan tepat seperti kondisi awal latihan, semua disapu bersih, walau saat awal lap Lorenzo berhasil memimpin namun hanya 5 putaran saja tak mampu membendung keberingasan Marquez dan 9 putaran kemudian Marquez menghilang tak terkejar… balapan sendiri didepan…

Perebutan posisi kedua juga terjadi antara Valentino Rossi dan Pedrosa…dan lagi-lagi Yamaha harus mengakui keunggulan Honda… dengan ini p**a Yamaha harus waspada karena Honda benar-benar bangkit… dan akan menghambat point Rossi menggapai Juara Dunia ke-10 dia….Pemilihan ban disinyalir sebagai biang tidak kompetitifnya di Jerman..Ban Asimetrik tidak berpengaruh signifikan terhadap M1… Honda memakai kompon keras dan terbukti cocok dengan sirkuit Jerman… dimana Rossi -pun mengakui kecepatan Pedrosa di lap 17 dan tidak mampu mendekat dan lebih kencang lagi…

Honda Repsol Is Back…!!!

Kalau tidak salah Marquez memang Rajanya Sachsenring..6 kali juara dari Pole … Gila lu ndro………… kekekeke………

MotoGP 2015 Sachsenring (Jelang Race) : Tunggu Rossi, Marquez Ingin Duel Macam AssenManiakMotor – Senyum manis Marc Marq...
12/07/2015

MotoGP 2015 Sachsenring (Jelang Race) : Tunggu Rossi, Marquez Ingin Duel Macam Assen

ManiakMotor – Senyum manis Marc Marquez kembali tersungging tapi dengan bibir yang lebar. Bukan karena raih pole position di Sachsenring, tapi karena sudah percaya diri dengan RC213V. Power motor itu berhasil juga ‘kepegang’ oleh Marquez. Itu sama artinya timnya berhasil juga menyetelnya.

Keinginan Marquez cuma satu: menang! Syukur kalau kemenangan itu diperoleh dengan cara duel panjang melawan Valentino Rossi macam di Assen dua pekan lalu. Rupanya Dek Marquez ini belum bisa lupakan kekesalannya atas peristiwa lap terakhir di Assen.

“Itu duel yang asyik dan ditunggu penonton. Jika ada kesempatan saya ingin kalahkan Valentino dengan cara yang sama. Ia yang mengajarkan caranya demikian dan ternyata dibenarkan. Tak masalah saya kehilangan lima poin karena hal itu tak mengubah kehidupan saya, tapi cara dia memotong jalur menjadi pelajaran penting,” tukas Marquez yang incar kemenangan keenam beruntun di Sachsenring sejak 2010 (125cc), Moto2 (2011-2012) dan MotoGP(2013-2014) yang semuanya dikombinasi dengan pole position.

Soal pol ke-3 di Sachsenring ini Marquez punya cerita tersendiri. Usai FP3, katanya, ia sebenarnya mematok target waktu 1:20 koma 6 atuu 7 di sesi Q2. “Tapi, begitu tahu waktu tempuh saya 1:20,3, maka saya putuskan itulah best lap dan tak perlu lagi diulang-ulang. Saya takut celaka,” katanya lewat rilis resmi tim Repsol Honda.

Meski dominan sejak sesi latihan dan percaya diri untuk fight meraih juara, Marquez tak ingin menganggap enteng Dani Pedrosa yang juga punya tradisi bagus di Sachsenring. “Jorge dan Valentino juga kuat, tapi saya siap melawan mereka,” tegasnya seperti nantang-nantang, gitu.

Kedua joki Yamaha itulah yang harus jadi perhatian ekstra Marquez, khususnya Lorenzo yang acap tercepat di garis start. Nah, kalau The Doctor juga bisa lakoni prosesi start yang bagus maka sangat besar peluang duel ulang Marquez versus Rossi kembali terjadi. Sayangnya, agak susah menemukan lokasi untuk ‘potong jalur’ di Sachsenring.

MotoGP 2015 Sachsenring Jelang FP3/Q2 :  Marquez Mulai Ketemu Maunya MotornyaManiakMotor – Motor yang diinginkan Marc Ma...
11/07/2015

MotoGP 2015 Sachsenring Jelang FP3/Q2 : Marquez Mulai Ketemu Maunya Motornya

ManiakMotor – Motor yang diinginkan Marc Marquez itu yang manuvernya selincah seperti di Assen. Kendati itu motor ditekuk kasar tetap terkoreksi. Itu setelah kembali pakai sasis 2014. Beda dengan pakai sasis baru yang roda belakangnya ngepot tak karuan ngggak mau ikut bagian depan saat direm ‘kaget’ di depan tikungan.

Bentuk RC213V yang seperti itu yang dipuji dan dipuja Marquez setelah di hari pertama di sirkuit Sachsenring, Jerman pada Jumat 10 Juli dia tercepat di FP1 dan FP2. Itu motor dengan mudah tengok sana sini di Sachsenring. Buktinya di FP1 diadewekyang mampu berlari di bawah 1 menit 22 detik. Catatan itu kembali dipertajam jadi 1'21.621 di FP2.

"Motornya sangat positif, itu sangat penting. Memang belum terlalu nyaman duduk di jok, tapi bisa ditingkatkan. Memang benar di hari pertama diSachsenring bertiup angin kencang yang bikin laju motor agak sulit, tapi semua pembalap merasakan itu,” jelas Marquez dengan bibir lebarnya mengirim senyum. Marquez sejak di GP125, Moto2 sampai MotoGP langganan juara di Sachsenring.

Pakai motor seperti cerita di atas makin menjadi di sirkuit Jerman yang punya 13 tikungan namun panjangnya hanya 3.7 km. Sangat pendek setelah dikurangi trek lurus 700 meter. Jadinya sirkuit yangkudu rajin peras rem dan putar selongsong gas sembari memainkan tubuh jokinya. Sirkuit yang jaditipikal RC213V yang makin mau berlari pada gigi-gigi rendah.

Singkatnya Marquez untuk sementara ini sudah ketemu maunya. Sirkuit Sachsenrig sesuai dengan tubuhnya yang ingin gelantungan melulu di kuda besinya. “Yang penting untuk saat ini kembali memperbaiki laju motor. Saya sadar bahwa Sabtu pada hari kedua semua pembalap akan berusaha makin kencang,” pungkas Marquez.

Apa Beda Marquez dan Stoner Ketika 'Diisengin' Rossi?Jerman, Rungan --Sebagai buntut dari kontroversi MotoGP Assen, di m...
10/07/2015

Apa Beda Marquez dan Stoner Ketika 'Diisengin' Rossi?

Jerman, Rungan --Sebagai buntut dari kontroversi MotoGP Assen, di mana Marc Marquez merasa Valentino Rossi tidak adil karena telah memotong jalur demi mengamankan posisi finis terdepan setelah keduanya melakukan kontak pada Chicane akhir sirkuit Assen, Kemudian Rossi mulai menyinggung kejadian serupa, yaitu Laguna Seca 2013.

Pada tahun 2013 lalu di Grand Prix Amerika, Marquez tidak dihukum setelah memotong jalur untuk menyalip Rossi di Corkscrew, persih seperti kejadian Casey Stonervs Rossi pada tahun 2008 lalu.Sementara insiden Assen, Marquez tidak merasa itu adalah perbandingan yang akurat, ia mengatakan insiden Laguna Seca tidak terjadi pada lap terakhir dan tidak juga untuk memperebutkan posisi satu.

Lantas bagaimana penyelesaian masalah insiden yang terjadi di Assen antara Rossi vs Marquez?

Mari kita simak insiden Laguna Seca 2013

Selama konferensi pers pasca-race MotoGP AS, Valentino Rossi pernah melontarkan nada kritik kepada tim manajer Honda, Livio Suppo atas insiden Marquez yang memotong jalur di Corkscrew. Rookie Marquez menerjang keluar jalur saat ingin menyalip Rossi di tikungan legendaris Corkscrew.Kejadian ini hampir menjadi kejadian serupa yang pernah dialami Casey Stoner dalam pertarungan apik melawan Rossi pada tahun 2008 di Sirkuit yang sama, saat itu Suppo masih bersama Stoner di tim Ducati.

Saya ingin berbicara sedikit tentang menyalip, terutama dengan Livio Suppo,kata Rossi sambil tersenyum menyindir.Jadi, Anda dan Stoner selalu menyalahkan saya selama dua atau tiga tahun tentang menyalip itu karena saya memotong tikungan.

Jadi apa yang Anda katakan hariini, apakah Marquez harus didiskualifikasi?, tanyaRossi kepada Suppo.Suppo, duduk di antara penonton, menjawab : Terima kasih atas pertanyaan dan terima kasih kepada Marquez, karena setelah beberapa tahun kami akhirnya berhasil balas dendam ke Anda (Rossi) lewat Marquez, jawab Suppo.

Ahh oke, oke! TertawaRossi.

Setelah menyalip Rossi dengan memotong jalur, Marquez kemudian memburu posisi satu Stefan Bradl dan mengklaim kemenangan ketiga musim itu (2013).Sementara Rossi bertahan di posisi ketiga, maka Rossi bercanda dan menyerang Marquez diparc ferme, sebelum memberikan jabat tangan dan pelukan selamat kepada pembalap 20 tahun itu.Saya sudah mengatakan kepada Rossi bahwa saya akan menirunya!Komentar Marquez atas aksinya di Corkscrew. Ketika saya melihat video 2008 saya pikir 'itu tidak mungkin' . Tapi ketika saya berada disana saya sedikit melepaskan rem karena tidak ada ruang dan saya melewati di tempat yang sama.Kemudian Rossi membalas. Dia memotong lintasan, jadi dia harus didiskualifikasi!" TersenyumRossi. "Tidak, saya pikir pada tahun 2008 saya juga membuat hal serupa, jadi ini baik-baik saja,terang Rossi.Marquez membalas: Anda tidak bisa melakukannya di setiap lap, tapi satu kali dalam satu race mengapa tidak? Kita harus sedikit bebas karena pada akhirnya orang ingin melihat pertunjukan. Saya pikirsaya berada di jalur yang benar, kemudian saya melihat saya di luar trek. Ini adalah tempat yang sulit!

Ketika Anda tiba di Corkscrew sulit untuk melihat dan memahami jika Anda berada di pinggir, bahkan ketika Anda sendirian,kata Rossi. Ini adalah trik dari sudut itu. Jadi Anda bisa membayangkan betapa sulitnya untuk menyalip di sana.(DN/vH)

Pilih Lorenzo atau Rossi? Marquez: Saya Tidak Peduli Keduanya!Sachsenring, Rungan --Dalam lima tahun terakhirMarc Marque...
10/07/2015

Pilih Lorenzo atau Rossi? Marquez: Saya Tidak Peduli Keduanya!

Sachsenring, Rungan --Dalam lima tahun terakhirMarc Marquez selalu naik podium di Sachsenring: 1 x 125cc, 2 x Moto2,MotoGP2 x.

Tahun ini penampilan Marquez mengalami pasang surut, di Assen ia mulai bangkit setelah terpuruk di beberapa balapan sebelumnya, namun persainganya dengan Rossi kian memanas sebagai buntut hari insiden di Assen.

Tentu saja saya ingin kembali mengulang hasil manis disini (Sachsenring), tapi tahun ini persaingan telah meningkat dan kami harus berjuang mulai hari pembuka ini untuk mendapat hasil baik di akhir pekan.

Di Assen, walaupun saya kalah, tapi kecepatan motor saya sangat baik, saya berharap motor kami bekerja dengan baik di Sachsenring tahun ini, saya akan mencari set-up terbaik mulai dari Latihan Bebas pembuka pagi ini (Waktu Eropa).Ketika ditanya siapa yang akan menjadi juara dunia musim ini menurutnya? Lorenzo atau Rossi? Marquez sedikit menolak kalau namanya sudah keluar dari persaingan juara dunia.

Saya sekarang tertinggal 74 poin? Bagi saya itu tidak masalah dan saya tidak peduli dengan Rossi dan Lorenzo, karena keduanya bukanlan pembalap Honda,jawab Marquez.(DN/vH)

Hasil FP1 Sachsenring 2015 : Marquez tercepat!MESINBALAP.com – Marc Marquez dan Valentino Rossi nyaris kejar-kejaran di ...
10/07/2015

Hasil FP1 Sachsenring 2015 : Marquez tercepat!

MESINBALAP.com – Marc Marquez dan Valentino Rossi nyaris kejar-kejaran di babak Free Practice 1/FP1 MotoGP Sachsenring 2015 sore ini. Maksudnya kejar-kejaran dalam hal catatan waktu.

Sejak awal sesi memang lap time Rossi terlihat saling susul menyusul dengan lap time MM. Lap demi lap posisinya terus berubah, hingga pertengahan sesi catatan waktu terbaik dipegang Marquez.

Di akhir sesi latihan bebas hari ini Marquez membukukan 1 menit 21.766 detik dengan keunggulan +0.336 detik dari Rossi di posisi kedua yang dikepung anak-anak Honda. Yoi di belakang Rossi posisi 4-5 memang milik joki Honda, Scott Redding di posisi ke-4 dan Dani Pedrosa dapat nomor 5.

Rossi sendiri mencatatkan 1 menit 22.102 detik atau lebih cepat 0.065 detik dari Redding di posisi ketiga. Sedangkan Pedrosa membukukan 1 menit 22.243 detik atau terpaut 0.477 detik dari MM.


Sementara itu, Jorge Lorenzo terlempar ke posisi 7 dengan selisih 0.679 detik dari Marquez dan lap time 1 menit 22.445 detik. Nasib sial dialami Pol Espargaro yang terjungkal di menit 22 dengan kondisi M1 protol

Hasil FP1 MotoGP Sachsenring 2015:

1. Marc MARQUEZ Repsol Honda 1'21.766
2. Valentino ROSSI Movistar Yamaha 1'22.102 +0.336 / 0.336
3. Scott REDDING Marc VDS Honda 1'22.167 +0.401 / 0.065
4. Dani PEDROSA Repsol Honda 1'22.243 +0.477 / 0.076
5. Yonny HERNANDEZ Pramac Racing 1'22.396 +0.630 / 0.153
6. Andrea DOVIZIOSO Ducati Team 1'22.428 +0.662 / 0.032
7. Jorge LORENZO Movistar Yamaha 1'22.445 +0.679 / 0.017
8. Aleix ESPARGARO SUZUKI ECSTAR 1'22.462 +0.696 / 0.017
9. Cal CRUTCHLOW CWM LCR Honda 1'22.567 +0.801 / 0.105
10. Andrea IANNONE Ducati Team 1'22.670 +0.904 / 0.103
11. Maverick VIÑALES SUZUKI ECSTAR 1'22.674 +0.908 / 0.004
12. Pol ESPARGARO Yamaha Tech 3 1'22.696 +0.930 / 0.022
13. Bradley SMITH Yamaha Tech 3 1'22.698 +0.932 / 0.002
14. Danilo PETRUCCI Pramac Racing 1'22.792 +1.026 / 0.094
15. Nicky HAYDEN Aspar MotoGP 1'22.935 +1.169 / 0.143
16. Hector BARBERA Avintia Racing 1'23.163 +1.397 / 0.228
17. Mike DI MEGLIO Avintia Racing 1'23.299 +1.533 / 0.136
18. Alvaro BAUTISTA Aprilia Racing 1'23.878 +2.112 / 0.579
19. Eugene LAVERTY Aspar MotoGP 1'24.007 +2.241 / 0.129
20. Hiroshi AOYAMA AB Motoracing 1'24.063 +2.297 / 0.056
21. Alex DE ANGELIS IodaRacing Team 1'24.063 +2.297
22. Jack MILLER CWM LCR Honda 1'24.096 +2.330 / 0.033
23. Michael LAVERTY Aprilia Racing 1'24.446 +2.680 / 0.350
24. Loris BAZ Forward Racing 1'25.462 +3.696 / 1.016
25. Claudio CORTI Forward Racing 1'26.771 +5.005 / 1.309

Seri ke-9 Motogp : Sachsenring, JermanCircuit InfoPanjang Lintasan: 3.671 mLebar lintasan: 12 mTikungan Kiri: 10Tikungan...
09/07/2015

Seri ke-9 Motogp : Sachsenring, Jerman

Circuit Info
Panjang Lintasan: 3.671 m
Lebar lintasan: 12 m
Tikungan Kiri: 10
Tikungan Kanan: 3
Trek Lurus Terpanjang: 700 m

Jadwal MotoGP Sachsenring 2015

Jumat, 10 Juli 2015 (WIB)

Moto3 FP1 14:00–14:40
MotoGP FP1 14:55–15:40
Moto2 FP1 15:55–16:40
Moto3 FP2 18:10–18:50
MotoGP FP2 19:05–19:50
Moto2 FP2 20:05–20:50

Sabtu, 11 Juli 2015

Moto3 FP3 14:00–14:40
MotoGP FP3 14:55–15:40
Moto2 FP3 15:55–16:40
Moto3 QP 17:35–18:15
MotoGP FP4 18:30–19:00
MotoGP QP1 19:10–19:25
MotoGP QP2 19:35–19:50
Moto2 QP 20:05–20:50

Minggu, 12 Juli 2015

Moto3 WUP 13:40–14:00
Moto2 WUP 14:10–14:30
MotoGP WUP 14:40–15:00
Moto3 RAC 16:00
Moto2 RAC 17:20
MotoGP RAC 19:00

Juara Sachdsenring

Moto3

2014. Moto3. Jack Miller. KTM
2013. Moto3. Alex Rins. KTM
2012. Moto3. Sandro Cortese. KTM
2011. 125cc. Hector Faubel. Aprilia
2010. 125cc. Marc Marquez. Derbi
2009. 125cc. Julian Simon. Aprilia
2008. 125cc. Mike Di Meglio. Derbi
2007. 125cc. Gabor Talmacsi. Aprilia
2006. 125cc. Mattia Pasini. Aprilia
2005. 125cc. Mika Kallio. KTM
2004. 125cc. Roberto Locatelli. Aprilia
2003. 125cc. Stefano Perugini. Aprilia
2002. 125cc. Arnaud Vincent. Aprilia
2001. 125cc. Simone Sanna. Aprilia
2000. 125cc. Youichi Ui. Derbi
1999. 125cc. Marco Melandri. Honda
1998. 125cc. Tomomi Manako. Honda
1972. 125cc. Borje Jansson. Maico
1971. 125cc. Angel Nieto. Derbi
1970. 125cc. Angel Nieto. Derbi
1969. 125cc. Dave Simmonds. Kawasaki
1968. 125cc. Phil Read. Yamaha
1967. 125cc. Bill Ivy. Yamaha
1966. 125cc. Luigi Taveri. Honda
1965. 125cc. Frank Perris. Suzuki
1964. 125cc. Hugh Anderson. Suzuki
1963. 125cc. Hugh Anderson. Suzuki
1962. 125cc. Luigi Taveri. Honda
1961. 125cc. Ernst Degner. MZ

Moto 2

2014. Moto2. Dominique Aegerter. Suter
2013. Moto2. Jordi Torres. Suter
2012. Moto2. Marc Marquez. Suter
2011. Moto2. Marc Marquez. Suter
2010. Moto2. Toni Elias. Moriwaki
2009. 250cc. Marco Simoncelli. Gilera
2008. 250cc. Marco Simoncelli. Gilera
2007. 250cc. Hiroshi Aoyama. KTM
2006. 250cc. Yuki Takahashi. Honda
2005. 250cc. Dani Pedrosa. Honda
2004. 250cc. Dani Pedrosa. Honda
2003. 250cc. Roberto Rolfo. Honda
2002. 250cc. Marco Melandri. Aprilia
2001. 250cc. Marco Melandri. Aprilia
2000. 250cc. Olivier Jacque. Yamaha
1999. 250cc. Valentino Rossi. Aprilia
1998. 250cc. Tetsuya Harada. Aprilia
1972. 250cc. Jarno Saarinen. Yamaha
1971. 250cc. Dieter Braun. Yamaha
1970. 250cc. Rodney Gould. Yamaha
1969. 250cc. Renzo Pasolini. Benelli
1968. 250cc. Bill Ivy. Yamaha
1967. 250cc. Phil Read. Yamaha
1966. 250cc. Mike Hailwood. Honda
1965. 250cc. Jim Redman. Honda
1964. 250cc. Phil Read. Yamaha
1963. 250cc. Mike Hailwood. MZ
1962. 250cc. Jim Redman. Honda
1961. 250cc. Mike Hailwood. Honda

MotoGP

2014. MotoGP. Marc Marquez. Honda
2013. MotoGP. Marc Marquez. Honda
2012. MotoGP. Dani Pedrosa. Honda
2011. MotoGP. Dani Pedrosa. Honda
2010. MotoGP. Dani Pedrosa. Honda
2009. MotoGP. Valentino Rossi. Yamaha
2008. MotoGP. Casey Stoner. Ducati
2007. MotoGP. Dani Pedrosa. Honda
2006. MotoGP. Valentino Rossi. Yamaha
2005. MotoGP. Valentino Rossi. Yamaha
2004. MotoGP. Max Biaggi. Honda
2003. MotoGP. Sete Gibernau. Honda
2002. MotoGP. Valentino Rossi. Honda
2001. 500cc. Max Biaggi. Yamaha
2000. 500cc. Alex Barros. Honda
1999. 500cc. Kenny Roberts Jr. Suzuki
1998. 500cc. Mick Doohan. Honda
1972. 500cc. Giacomo Agostini. MV Agusta
1971. 500cc. Giacomo Agostini. MV Agusta
1970. 500cc. Giacomo Agostini. MV Agusta
1969. 500cc. Giacomo Agostini. MV Agusta
1968. 500cc. Giacomo Agostini. MV Agusta
1967. 500cc. Giacomo Agostini. MV Agusta
1966. 500cc. Franta Stastny. Jawa-CZ
1965. 500cc. Mike Hailwood. MV Agusta
1964. 500cc. Mike Hailwood. MV Agusta
1963. 500cc. Mike Hailwood. MV Agusta
1962. 500cc. Mike Hailwood. MV Agusta
1961. 500cc. Gary Hocking. MV Agusta

MotoGP 2015 Jelang Sachsenring: 5 Kemenangan Beruntun, Modal Marquez Bantai Rossi dan LorenzoManiakMotor – Sasis 2014 de...
09/07/2015

MotoGP 2015 Jelang Sachsenring: 5 Kemenangan Beruntun, Modal Marquez Bantai Rossi dan Lorenzo

ManiakMotor – Sasis 2014 dengan campuran swingarm dan knalpot baru, motor Marc Marquez mulai sembuh. Sepertinya akan tiba saatnya RC213V balik membantai M1 tunggangan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Pengembangan teknis itu menjadi faktor krusial membaca peluang MM meraih kemenangan kedua musim ini. Tempatnya di ronde 9 GP Jerman di Sachsenring,12 Juli. Kombinasi spek 2014 dengan 2015 itu diakui MM sangat cocok, enak digeber. Bisa menetralkan power mesin.Paling utama lagi sih, Marquez bisa menjalankan jurus pamungkasnya yang tajam saat ini atau corner entry. Itu motor sudah tak ngepot-ngepot dimulut tikungan dan kecepatannya bisa diatur sesuai yang diinginkan Marquez. “Masih ada beberapa hal yang harus ditingkatkan. Tapi, solusi saat ini sudah sebuah kemajuan besar,” ujar MM yang musim 2015 ini baru petik satu kemenangan.

Dengan spek gado-gado 2014 campur 2015 itu MM dan pasukan tekniknya datang dengan penuh keyakainan ke Sachsenring. Mereka tahulah, itu sirkuit Honda yang 13 tikungannya pendek-pendek yang berdekatan. Marquez sendiri sangat menikmati 13 tikungan Sachsenring yang saling sambung dengan kebutuhan akselerasi tinggi. Di saat sama, itu tikungan butuh body work yang lincah. Lima kemenangan beruntun dalam lima tahun terakhir menjadi fakta betapa Sachsenring juga cocok dengan riding style-nya.Itu dimulai Marquez dengan kemenangan tunggal di GP125 pada 2010, Moto2 musim 2011 dan 2012, selanjutnya sukses di MotoGP pada 2013 dan 2014. “Asalkan cuaca baik, saya yakin akhir pekan ini jugabisa meraih kemenangan,” tandasnya.

Bisa jadi saingan terdekatnya datang dari tim sendiri, Dani Pedrosa. Pasalnya, Pedrosa ini juga selalu kuat di Sachsenring dengan total 6 kemenangan (4 di antaranya MotoGP). Itu jika acuannya dari tradisi selama ini. Tapi, mengacu pada situasi terkini, Yamaha yang mulai pakai SSG komplit sejak awal 2015 pastinya akan tampil lebih mumpuni ketimbang edisi sebelumnya. Seperti tulisan terdahulu, Sachsenring menjadi arena pembuktian paling cocok buat SSG baru di M1.Khususnya saat deselerasi (turun gigi) menuju zona pengereman. Jika barangnya oke, bolehlah berharap duel sengit RC213V versus M1 di Assen bisa berlanjut di Sachsenring.

Pertanyaan berikutnya, sudah tibakah saatnya giliran MM membantai VR dan JL?

Address

Surabaya

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fans Club Marc Marquez 93 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category