22/12/2014
Seorang pemuda melamar wanita pujaan hatinya yg cantik dan kaya raya, akhirnya terjadilah kesepakatan. Namun ketika keluarga si wanita mengetahui profesi ibunda si pemuda, mereka memberi syarat : pada saat pernikahan ibu si pemyda tidak boleh hadir... Dengan berat hati si pemuda menyetujui syarat itu.
Dalam perjalanan pulang dia berfikir keras bagaimana cara menyampaikan kabar itu kepada ibunya. Akhirnya si pemuda menemui sahabatnya utk minta pendapat...
Sang sahabat bertanya "tunanganmu malu karena pekerjaan ibumu tukang cuci pakaian?"
Si pemuda menganggukan kepalanya "ayahku meninggal sejak aku kecil, utk membiayai hidup kami, ibuku bekerja menjadi tukang cuci pakaian hingga berhasil mengantarku mnjd sarjana"
sahabatnya berkata "sekarang kamu pulang temui ibumu dan basuhlah tangannya, besok aku akan kasih pendapatku"
Si pemuda pun pulang dgn hati yg semakin gelisah, dia membasuh kedua tangan ibunya... dia merasakan begitu kasar tangan ibunya, ada bekas luka dan kulit yg kasar... tak terasa si pemuda menangis dan berjanji dalam hatinya AKU TIDAK AKAN MENGORBANKAN BUNDAKU UTK SIAPAPUN
...cium lah tangan ibumu, basuhlah kedua tangannya yg selalu membelaimu dng lembut, karena suatu saat belaian itu akan pergi dan kamu kehilangan tiket surgamu...