Ksei SEA - IAIN Palopo

Ksei SEA - IAIN Palopo Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Ksei SEA - IAIN Palopo, Palopo.

23/10/2016
Hari ke-2 DES Materi keFoSSEI-an oleh akh Muhammad Nur Yasin (koord. Regional FoSSEI Sul-Sel)
23/10/2016

Hari ke-2 DES
Materi keFoSSEI-an oleh akh Muhammad Nur Yasin (koord. Regional FoSSEI Sul-Sel)

Suasana DES V ...Materi pertama ghazwl fikr oleh akh. Muslimin, S.pd kalang-kalang Rampoang
22/10/2016

Suasana DES V ...
Materi pertama ghazwl fikr oleh akh. Muslimin, S.pd
kalang-kalang Rampoang

Alhamdulillah...Sedang berlangsung pembukaan Diklat Ekonomi Syariah KSEI SEA IAIN PALOPO angkatan Ke V ....
22/10/2016

Alhamdulillah...
Sedang berlangsung pembukaan Diklat Ekonomi Syariah KSEI SEA IAIN PALOPO angkatan Ke V ....

21/10/2016

Di sampaikan kepada seluruh kader ksei sea Iain Palopo untuk menghadiri acara diklat ekonomi syariah (des) besok tgl 22-23 oktober 2016 di aula kalang-kalang rampoang.
Salam Ekonomi Rabbani...BISA.!!!!

Pelantikan pengurus Ksei Sea IAIN Palopo periode 2016/2017Oleh KOREG FoSSEI Sul-Selsemoga bisa menjalankan amanah yang t...
04/10/2016

Pelantikan pengurus Ksei Sea IAIN Palopo periode 2016/2017
Oleh KOREG FoSSEI Sul-Sel
semoga bisa menjalankan amanah yang telah diberikan dengan baik. Aamiin
_SalamEkonomiRabbani_BISA...!!!

19/09/2016
29/02/2016

Renungan 4: Bersyukurlah…
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu
mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS
Ibrahim:7)
Saat kehilangan sesuatu, saat mengalami kerugian, atau saat tidak
mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, sering kali jiwa kita terguncang
sehingga patah semangat, tidak lagi memiliki motivasi. Kita sering lupa
mensyukuri yang sudah kita miliki, kita juga sering melupakan hikmah yang tak
ternilai dari suatu kegagalan yang harusnya kita syukuri.
Padahal berdasarkan ayat diatas, jika kita mau bersyukur maka Allah
menjanjikan akan menambah nikmat kita. Oleh karena itu kita seharusnya
menysukuri apa yang sudah Allah berikan kepada kita, kita juga harus
mensyukuri apa yang kita dapatkan meskipun sekecil apa pun.
Ini adalah rahasia melipat gandakan nikmat kita. Saat kita berusaha, syukurilah
nikmat yang kita dapatkan agar ditambah oleh Allah SWT. Jadi, tetaplah
semangat meski hasil kita kecil, sebab jika kita mensyukurinya, yang kecil
tersebut bisa menjadi besar. Sangat ironis, sudah kecil, tidak kita syukuri.
Alangkah bodohnya orang yang tidak mau mensyukuri nikmat Allah SWT.
Mereka sering menyangka bahwa yang namanya nikmat itu adalah rezeki dalam
bentuk materi yang jumlahnya besar. Padahal tidak, nikmat yang sudah kita
dapatkan itu sangat banyak, jika kita berusaha untuk menyebutkannya, kita tidak
akan bisa. Seperti yang dijelaskan dalam Al Quran,
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu
mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat
mengingkari (nikmat Allah). (QS Ibrahim:34)
Nikmatilah hidup, tetaplah semangat meski penghasilan kita kecil, karena kita
bisa melipat gandakannya dengan mensyukurinya. Renungkanlah, betapa
banyaknya nikmat yang sudah kita miliki. Jangan risau, jangan takut untuk gagal,
sebab kegagalan sebesar apa pun tidak akan menghabiskan nikmat-nikmat yang
ada pada diri kita.

Renungan 3: Hasbunallah wa ni’mal wakiil(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka adaorang-...
29/02/2016

Renungan 3: Hasbunallah wa ni’mal wakiil
(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada
orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan
pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka
perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah
Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". Maka
mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka
tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah
mempunyai karunia yang besar. (QS. Ali “Imran:173-174)
Mengapa harus cemas, mengapa harus takut, mengapa harus khawatir?
Bukankah ada Allah SWT yang menjadi penolong dan pelindung kita? Seperti
yang dilakukan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya saat perang Uhud
dimana masukan kafir sudah bersiap menyerang, perkataan yang keluar dari
mereka ialah hasbunallah wa ni’mal wakiil.
Kita adalah makhluq lemah, kita tidak memiliki kekuatan. Kekuatan hanya milik
Allah Yang Mahakuat, maka serahkanlah segara urusan kepada-Nya. Karena
siapa lagi yang mampu menolong dan menjadi pelindung untuk segala urusan
kita selain Allah? Insya Allah jika kita bertawakal ke Allah SWT, maka Dia akan
menjadi Penolong dan Pelindung kita.
Setelah merenungi ayat ini, tidak lagi kita perlu takut. Kita bisa melangkah di
muka bumi ini dengan langkah yang berani. Bukan berani karena rasa takabur
atau sombong, tetapi berani karena Allah menjadi Penolong dan Pelindung.
Siapa atau apa yang mampu mengalahkan kekuasaan-Nya? Tidak, tidak ada
sesuatu pun. Lalu mengapa kita harus takut, cemas, atau khawatir?
Kesusahan, bencana, kemiskinan, dan kesulitan lainnya adalah kecil dihadapan
Allah. Serahkanlah semuanya kepada Allah Yang Maha Kuat dan Maha Kaya
jika kita ingin mampu menghadapi kesusahan dan bencana. Tidak perlu takut menghadapi musuh-musuh Allah saat berdakwah, sebab siapa yang mampu
mengalahkan Pelindung dan Penolong kita?
Tidak ada lagi alasan untuk takut, tidak alasan untuk tidak semangat, tidak
alasan untuk khawatir akan hari esok, sebab kita sebenarnya sudah memiliki
Pelindung dan Penolong. Mari kita jadikan kalimat “hasbunallah wa ni’mal wakiil”
sebagai semboyan hidup kita. Jika harta kita sedikit, hutang yang banyak,
maisyah yang terhambat, mengadulah kepada Penolong dan Pelindung kita.
Saat kita mau berdakwah, rintangan dan halangan selalu ada. Tetapi sekarang
hal ini tidak lagi bisa menjadi alasan kita untuk tidak berdakwah karena Allah
yang menjadi Pelindung dan Penolong kita. Tidak peduli musuh kita banyak.
Tidak peduli musuh kita kuat. Tidak peduli kita hanya sendiri. Jika Allah
Pelindung dan Penolong kita, semua musuh akan bisa dikalahkan. Tidak akan
yang mampu menahan kehendak Allah SWT.
Ingatlah Penolong dan Pelindung mu itu
Mengapa kita sering kali tetap khawatir dan takut? Mungkin karena kita sering
lupa bahwa kita memiliki Penolong dan Pelindung. Oleh karena itu kita harus
mengingat-Nya terus agar hati kita tenang. Tidak ada suatu pekerjaan yang bisa
membuat hati kita tenang selain kita mengingat-Nya.
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi
tenteram. (QS. Al Ra’d:28)
Bahkan saat kita menghadapi musuh perang, yang kita perlukan adalah
mengingat Allah agar kita bisa memenangkan perang tersebut.
Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh),
maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya
agar kamu beruntung. (QS Al Anfaal:45)
Hanya Allah-lah yang mampu memberikan ketengan kepada kita,
Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka
berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada
dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi
balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). (QS. Al
Fath:18)
Berjalanlah. Bertindaklah. Mencobalah. Sambil mengingat Penolong dan
Pelindung kita, bukan hanya ketenangan yang kita dapat, juga kemenangan.
Karena, Allah yang menghidupkan kita, yang mematikan kita, yang memberi
rezeki, yang menentukan apa yang terbaik bagi kita. Kenapa harus takut?
Sekarang, saatnya kita hidup dimuka bumi ini tanpa rasa khawatir,
Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka dan tidak (p**a) mereka bersedih hati. (QS. Yunus:62). (http://www.motivasi-islami.com)

Selamat, Anda mengunjungi sebuah website yang berisi dengan motivasi islami dosis tinggi, yang akan membakar semangat Anda. Dengan motivasi yang tinggi, in syaa Allah, karir Anda akan melejit, bisnis Anda akan menguntungkan, belajar Anda akan lebih berprestasi, dan lebih mudah meraih impian Anda, ap…

08/02/2016

Dosa “investasi”
Apakah dosa “investasi” itu?
Yang dimaksud dosa “investasi” adalah dosa yang muncul karena kita diam terhadap kewajiban-kewajiban yang telah dibebankan kepada umat Islam, yang dikenal dengan istilah fardu kifayah. Istilah ini memeng menganalogikan antara investasi dalam dunia bisnis dengan persoalaan agama.
Jika dalam dunia bisnis dikenal dengan istilah investasi yaitu seseorang yang telah menanamkan modalnya kedalam sebuah perusahaan tertentu. Kompensasinya, jika perusahaan tersebut dapat untung, maka keuntungannya akan dibagi sesuai dengan andil (share) modal yang telah ditanamkan. Demikian juga jika perusahaan mengalami kerugian, maka kerugiannya pun akan dibagi sesuai dengan andil dari modalnya tersebut.
Lantas, tugas investor itu apa? Jawabnya hanya satu, yaitu: diam...! hanya dengan diam, tidak bekerja dan tidak melakukan apa-apa dalam perusahaan tersebut, maka investor tersebut akan mendapatkan bagi untung atau bagi rugi. Itulah peran investor dalam sebuah perusahaan.
Nah, dengan mengambil analogi tersebut, maka hal itu juga akan berlaku di dalam agama Islam. Ternyata di dalam agama Islam juga berlaku logika seperti diatas. Ada dosa-dosa yang akan terus diberikan kepada setiap individu muslim tanpa melakukan aktivitas apapun juga, tanpa melakukan perbuatan dosa atau tanpa melakukan perbuatan maksiat. Cukup hanya dengan diam dan diam. Setiap diri umat Islam akan dialiri dosa-dosa “investsi”. Mengerikan bukan?
Mengapa setiap individu umat Islam akan mendapatkan dosa “invetasi”? invetasinya dari mana? Investasinya adalah dari statusnya sebagai orang Islam. Setiap orang yang sudah berikrar bahwa dirinya adalah muslim, maka sesungguhnya dia telah ikut berinvestasi. Dia tidak bisa lari dari kenyataan ini. Mau tidak mau, setuju tidak setuju, dia telah menjadi invetor dalam agama ini. Mengapa?
Sebab, didalam agama Islam ada yang disebut denan fardu kifayah. Yaitu, kewajiban yang dibebankan oleh Allah SWT kepada seluruh kaum muslimin. Jka kewajiban itu tidk diamalkan maka DIAMNYA kaum muslimin akan mendapat dosa. Setiap individu kaum muslimin akan mendapat bagian dari dosa ini. Dosa apa? Dosa “invetasi” atau dosa “kifayah”.
• •
“dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan ketahuilah bahwa Allah Amat keras siksaan-Nya.”

Ayat diatas secara menunjkkan bahwa kita disuruh Allah untuk memelihara diri dari siksa yang tidak hanya khusus menimpa orang-orang zalim saja. Berarti tidak ada orang-orang “sholih”, ada orang-orang “baik”, yang bisa juga terkena siksa tersebut. Mengapa? Jawabnya tentu disebabkan orang-orang yang “sholih” tersebut hanya “diam” dan tidak mau berusaha untuk mencegah terjadinya tindak ke zaliman tersebut. Dengan kata lain, jika orang “sholih” tersebut tidak mau mendakwai mereka, hingga masuk dalam kategori “terpaksa”. Maka mereka bisa terkena dosa. Dan, dari dosa itulah yang bisa mendatangkan azab.
(sumber Ir. Dwi Condro Triono. Ph.D dalam karyanya pahala “investasi”)

16/01/2016

Assalamualaikum.
TEMILREG IV FoSSEI Regional Sul-Sel. Tema
''Semngat ekonomi islam dari timur u/ indonesia''
18-21 Februari 2016.
Hasanuddin.
Item Kegiatan:
1. Sharia Enterpreneurship Training
2. Olimpiade ekonomi islam
3. Lomba essai
4. Lomba debat ekonomi islam
5. Video competition
6. Ksei conference
7. Field trip
# TEMILREGFoSSEISulSel
# Bisa

12/01/2016

Assalamu'alaikum Wr. Wb.Sehubungan dengan
inisiatif dari OJK Pusat bekerjasama dgn seluruh
LKS untuk mengadakan pertemuan dengan
seluruh Rektor PTN/PTS, Dekan/Pejabat kampus
terkait dgn nntinya dimediasi oleh FoSSEI sbgi
lmbaga kemahasiswaan, maka kami memohon
kpd tman2 KSEI utk dpt mengumpulkan informasi
brikut : Nama Kampus/Alamat Kmpus/Nama
rektor atau dekan / No.hp rektor atau dekan/
alamat email rektor atau dekan. Ditunggu
konfirmasinya hri Jum'at. Demikian,
jazakallahukhair!
# EkonomRabbani!
# Bisa !
# FosseiSulsel.

Address

Palopo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ksei SEA - IAIN Palopo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share