Kertosono Kreasi Mandiri

Kertosono Kreasi Mandiri Sebagai salah satu agen perubahan yang dipercaya masyarakat untuk mengadakan agenda-agenda sosial yang edukatif dan informatif

30/10/2016
28/10/2016

LAPORAN DEWAN PENGURUS HARIAN - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRI

Dewan Pendiri, Dewan Pembina dan Dewan Pengawas yang terhormat,

KKM tetap bisa eksis di tengah minimnya fasilitas dan berbagai kendala yang ada. Menjalankan berbagai kegiatan bersama masyarakat Kertosono dan sekitarnya hingga saat ini. Pencapaian demi pencapaian diraih berbekal tekad dan kreativitas yang sudah tertanam kuat di dalam diri masing-masing anggota.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Dewan Pendiri yang telah melengkapi organisasi yang terbilang masih muda ini dengan segala legalitas yang ada.

Hal tersebut tidak kalah penting dibanding fasilitas fisik. Tetap ke depan kami berusaha agar fasilitas kantor sekretariat yang representatif, peralatan kantor yang memadai sedikit demi sedikit bisa terwujudkan. Bagaimanapun hal itu juga diperlukan untuk menunjang jalannya roda organisasi.

Mencermati dari apa yang telah menjadi kendala dan pencapaian KKM di tahun 2015, maka ada beberapa kesimpulan bisa kami sampaikan. Pertama adalah isu kaderisasi, ini permasalahan yang dirasakan khususnya oleh pelaksana kegiatan. Kami memaklumi dengan organisasi yang baru berdiri ini memang belum mempunyai bonafiditas yang layak dijanjikan.

Yang kedua adalah isu tata aturan organisasi. Mengantisipasi akan suksesnya kaderisasi maka harus ada peraturan lengkap tentang bagaimana menjalankan organisasi ini.

Maka dengan berlandaskan AD/ART sebagai peraturan tertulis yang menempati hirarki tertinggi, pada tahun 2015 bersama Dewan Pendiri, kami diikutsertakan menginisiasi pembuatan Peraturan Organisasi yang lengkap.

Tentang bagaimana cara rekruitmen, pelatihan, surat menyurat, pembuatan aturan baru, dan segala kelengkapan atribut maupun dokumen pendukung.

Butuh waktu untuk mematangkan peraturan organisasi tersebut. Learning by doing adalah cara yang kami gunakan. Seiring berjalannya waktu, tentu ada benturan-benturan ataupun kendala di dalam tubuh organisasi. Saat itulah pasti dibutuhkan solusi aturan.

Mekanisme inilah yang secara efektif ayat demi ayat, pasal demi pasal akan menyempurnakan peraturan organisasi. Kami bertekad agar pada tahun 2017, peraturan organisasi tersebut bisa disahkan oleh Dewan Pendiri.

Dewan Pengurus Harian dalam menjalankan organisasi KKM tidak bekerja sendiri, tapi ada unit sosial yang membantu koordinasi kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Jumlah unit sosial dimaksud ada tiga, yang merupakan representasi dari program kerja KKM disingkat PNS: Pendidikan Non Formal, Niaga dan Seni-Budaya.

UNIT SOSIAL PENDIDIKAN NON FORMAL

Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417135314967971&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL NIAGA

Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417146838300152&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL SENI-BUDAYA

Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417186841629485&id=1329881330360037

Model kerja organisasi seperti ini bukanlah satu-satunya, namun masing-masing organisasi mempunyai karakter. KKM juga mempunyai karakternya sendiri, tentu banyak kendala dan kelemahan yang harus diperbaiki secara kontinyu agar tercapai kinerja yang lebih baik lagi.

Sebagai penutup laporan, kembali kami sampaikan terima kasih kepada Dewan Pendiri, Dewan Pembina dan Dewan Pengawas yang sejauh ini telah memberikan bimbingan yang berharga.

Tak lupa juga kami sampaikan penghargaan yang tulus kepada seluruh unit sosial dan pelaksana kegiatan, Majalah Kertosono, CeKerS dan Kertosono Event Organizer. Semoga di tahun 2016 semua kendala bisa diatasi, visi tercapai dan misi terlaksana dengan sukses.

Kertosono, 2 Oktober 2016
Dewan Pengurus Harian KKM

Keterangan:
Dewan Pengurus Harian KKM
1. Firdaus Effendy (Ketua 1)
2. M. Ichwanul Muslimin (Ketua 2)
3. Adyasti Irma Budiarti (Sekretaris 1)
4. Munika Dwi N.H. (Sekretaris 2)
5. Kusdianto (Bendahara 1)
6. Nimas Faradyta (Bendahara 2)
7. Davit Adi Saputro (Humas)

DAFTAR LINK:

Laporan Dewan Pendiri
https://www.facebook.com/1329881330360037/photos/a.1398348190180017.1073741831.1329881330360037/1414352861912883

Laporan Dewan Pengurus Harian
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417195571628612&id=1329881330360037

Laporan Tahunan KKM 2015 format E-Book
https://issuu.com/fendikblater/docs/laporan-tahunan-kkm-2015

Laporan Tahunan KKM 2015 format PDF
https://www.dropbox.com/s/d23znbmfyb9a8c4/laporan-tahunan-2015.pdf

UNIT SOSIAL SENI-BUDAYA - LAPORAN DEWAN PENGURUS HARIAN - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRIAd...
28/10/2016

UNIT SOSIAL SENI-BUDAYA - LAPORAN DEWAN PENGURUS HARIAN - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRI

Ada tiga hal yang ingin dicapai dalam visi KKM, budaya modern, daya saing dan daya beli. Unit Sosial Pendidikan Non Formal beserta Unit Sosial Niaga sudah saling bersinergi menjalankan misi tersebut.

Tapi masih ada satu lagi yang tidak kalah penting dan justru menjadi faktor pendobrak kebuntuan-kebuntuan yang terjadi di dunia nyata.

Misi yang pada kenyataannya kurang bisa dijalankan oleh Majalah Kertosono maupun CeKerS, karena dua kegiatan ini aktivitasnya lebih bergerak di media sosial.

Maka pada 1 Januari 2013 beberapa anak muda yang sebelumnya telah sukses menyelenggarakan Seminar Jurnalistik berskala nasional di Kertosono, mendirikan kegiatan baru bernama Kertosono Event Organizer atau disingkat KEO.

Kegiatan ini didesain untuk menyelenggarakan event-event sosial KKM yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Unit Sosial Seni-Budaya sangat pas sebagai koordinatornya, karena mayoritas dari event terkait erat dengan bidang seni-budaya. KKM tidak terlalu kaku dengan pengelompokan unit sosial. Pada prakteknya sering terjadi kolaborasi, dan itu sangat natural.

KINERJA DAN KENDALA

Tidak lama setelah didirikan, KEO mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kreativitasnya. Yaitu berpartisipasi dalam stan bazar Gatot Subroto dan Kecamatan Kertosono tahun 2013.

Berusaha tampil dengan segala kreativitas untuk mengangkat produk lokal, tak kurang seni ukir kayu Desa Kudu, burger tempe dan puding labu karya murid boga SMK 1 Kertosono, dan kerajinan craft dari Desa Pandantoyo ditampilkan di bazar.

Mereka sangat termotivasi ditengah merosotnya nilai-nilai kreativitas yang terjadi pada mayoritas stan bazar yang lain. Bazar yang pada awalnya adalah ajang kreativitas warga menjadi pasar malam para PKL, itupun pedagang dari luar kota. Masalah inilah yang ingin diperbaiki oleh KEO.

Pada tahun 2014, KEO mendapatkan kesempatan untuk mengonsep bazar Kertosono. Bahkan panggung hiburan yang menjadi salah satu daya tarik bazar juga ikut dikonsep.

Lahirlah Festival Indonesia 17an Kertosono yang dikemas dengan apik oleh anak-anak muda ini. Segala atribut terkait bazar dan hiburan seperti baliho, panggung, poster, backdrop, undangan, proposal, logo dan gerbang masuk area bazar, semuanya didesign sebagai sebuah kesatuan branding festival.

Sukses dengan Festival Indonesia 17an Kertosono 2014, pihak kecamatan meminta KEO mengonsep lagi acara yang sama pada 2015. Gaung kesuksesan ini ditangkap oleh anak-anak muda lain di Kertosono, bagi mereka bergabung dengan KEO bisa menjadi kebanggaan tersendiri.

Maka pada bulan Januari diadakan open recruitment. KEO membuka stan di Expo Kampus yang diadakan di gedung serbaguna Kertosono. Cukup banyak yang melakukan registrasi secara online maupun offline tapi hanya sedikit yang datang pada saat test.

Beberapa faktor menjadi penyebab terkendalanya acara ini. Salah satunya adalah kurang antisipasi panitia terhadap agenda lain di sekolah yang harus diikuti peserta.

RENCANA KEGIATAN 2016

Belajar dari masalah yang dihadapi saudara tua yaitu Majalah Kertosono tentang pentingnya kaderisasi, KEO menetapkan masa jabatan maksimal 2 tahun terutama untuk posisi kepemimpinan.

Untuk itu pada tahun 2016 harus diagendakan pergantian kepemimpinan. Mungkin juga diadakan lagi open recruitment yang lebih mengantisipasi masalah jadwal test agar tidak terjadi kendala seperti pada tahun sebelumnya.

Tetap melakukan persiapan jika sewaktu-waktu diminta kerjasama lagi dengan pihak Kecamatan untuk menyelenggarakan Festival Indonesia 17an Kertosono.

DAFTAR LINK:

Laporan Dewan Pendiri
https://www.facebook.com/1329881330360037/photos/a.1398348190180017.1073741831.1329881330360037/1414352861912883

Laporan Dewan Pengurus Harian
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417195571628612&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL PENDIDIKAN NON FORMAL
Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417135314967971&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL NIAGA
Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417146838300152&id=1329881330360037

Laporan Tahunan KKM 2015 format E-Book
https://issuu.com/fendikblater/docs/laporan-tahunan-kkm-2015

Laporan Tahunan KKM 2015 format PDF
https://www.dropbox.com/s/d23znbmfyb9a8c4/laporan-tahunan-2015.pdf

Fanpage Festival Indonesia 17an Kertosono

UNIT SOSIAL NIAGA - LAPORAN DEWAN PENGURUS HARIAN - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRISebagai ...
28/10/2016

UNIT SOSIAL NIAGA - LAPORAN DEWAN PENGURUS HARIAN - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRI

Sebagai unit sosial yang mengemban misi untuk meningkatkan daya beli masyarakat, selain juga untuk menghidupi organisasi. Unit Sosial Niaga mempunyai CeKerS sebagai kegiatan yang didesain untuk menjawab kebutuhan tersebut.

CeKerS (Cerita Kertosono dan Sekitarnya) adalah sebuah grup di media sosial yang dibuat pada 25 Februari 2011. Pada awalnya sekedar group obrolan seputar kejadian sehari-hari.

Tapi karena banyak informasi menarik yang bisa didapat dari group ini maka anggota semakin banyak.

Sudah menjadi sesuatu yang alami di mana banyak orang berkumpul di situ ada perniagaan. Pedagang bisa memajang produk, sedangkan pembeli bisa mencari barang yang dibutuhkan. Hal itu jugalah yang terjadi di CeKerS.

KINERJA DAN KENDALA

CeKerS yang pada awalnya hanya grup dengan topik obrolan hangat sehari-hari, lambat laun ada yang memanfaatkan untuk mempromosikan dagangan.

Di antara postingan tentang kecelakaan, pengumuman pemadaman listrik, kopdar, atau berita duka terselip promosi tas wanita, HP, sepatu, dan lain sebagainya. Apalagi pada tahun 2015 sedang marak jualbeli online.

Bagaimanapun juga ini adalah pencapaian yang cukup penting, tercatat 8000 lebih orang bergabung di CeKerS. Dan tidak sedikit yang aktif menulis postingan atau berkomentar. Banyak yang menjadi saling kenal melalui grup ini.

Namun seiring dengan semakin banyaknya yang melakukan promosi, keluhan mulai bermunculan. CeKerS menjadi tidak nyaman lagi, promosi yang menyertakan gambar produk dirasa mengganggu.

Para member menuntut admin lebih bijak dalam menangani hal ini. Beberapa aturan pun dibuat, salah satunya adalah dilarang promosi selain produk asli Kertosono.

Untuk memberikan teladan terkait aturan tersebut dan juga sebagai misi memperbaiki keuangan organisasi, maka tercetus keinginan membuat kaos CeKerS.

Ide ini disambut baik masyarakat bahkan didukung oleh salah satu perusahaan konveksi terbesar di Kertosono. Desain dibuat dengan menonjolkan salah satu landmark Kertosono yaitu Jembatan Lama.

Pada bulan Juli, diadakan rekruitmen tim penjualan dari anggota group CeKerS. Kriterianya adalah orang yang mempunyai jaringan cukup luas.

Dan ternyata mereka sukses, seratus helai kaos terjual dalam waktu dua bulan, bahkan masih banyak permintaan yang belum terpenuhi.

Desain yang sama diproduksi ulang dengan warna kaos berbeda. Dijual lagi pada bulan November, sekali lagi tim ini mencapai kesuksesan, 200 helai kaos laku terjual.

RENCANA KEGIATAN 2016

Dengan sudah terbentuknya model perniagaan di CeKerS, maka perlu dilakukan penyempurnaan dari sisi pengelolaan finansial, mekanisme pembagian keuntungan dari penjualan kaos, dan revitalisasi jumlah member agar bisa terjaga loyalitasnya.

DAFTAR LINK:

Laporan Dewan Pendiri
https://www.facebook.com/1329881330360037/photos/a.1398348190180017.1073741831.1329881330360037/1414352861912883

Laporan Dewan Pengurus Harian
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417195571628612&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL PENDIDIKAN NON FORMAL
Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417135314967971&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL SENI-BUDAYA
Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417186841629485&id=1329881330360037

Laporan Tahunan KKM 2015 format E-Book
https://issuu.com/fendikblater/docs/laporan-tahunan-kkm-2015

Laporan Tahunan KKM 2015 format PDF
https://www.dropbox.com/s/d23znbmfyb9a8c4/laporan-tahunan-2015.pdf

Grup CeKerS
https://www.facebook.com/groups/bintorokertosono

UNIT SOSIAL PENDIDIKAN NON FORMAL - LAPORAN DEWAN PENGURUS HARIAN - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI...
28/10/2016

UNIT SOSIAL PENDIDIKAN NON FORMAL - LAPORAN DEWAN PENGURUS HARIAN - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRI

Sesuai misi edukatif KKM maka perlu ada unit sosial yang bisa menerjemahkan misi tersebut ke dalam kegiatan-kegiatan. Unit Sosial Pendidikan Non Formal dirasa pas untuk kebutuhan ini.

Saat ini masih ada satu kegiatan yaitu Majalah Kertosono. Terbit pertama kali pada 23 Oktober 2010 menjadikannya sebagai kegiatan tertua di KKM. Bahkan lahir lebih dulu dibanding induk organisasinya sendiri. Di mana KKM didirikan pada 3 Juli 2013 sebagai tuntutan kebutuhan akan badan hukum terkait legalitas penerbitan majalah.

KINERJA DAN KENDALA

Di tahun 2015 Majalah Kertosono menerbitkan Edisi yang ke 14. Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, pada edisi ini ruang lingkupnya lebih luas lagi. Saat itu ada komunitas penulis dari Pamekasan, Madura yang ingin belajar tentang Majalah Kertosono.

Pada awalnya mereka menawarkan mengirim salah seorang kru Majalah Kertosono ke Pamekasan untuk memberikan pelatihan. Tapi dengan berbagai pertimbangan, maka dinilai lebih efektif jika anggota komunitas penulis tersebut yang dikirim ke sekretariat Majalah Kertosono sebagai kontributor magang.

Mereka ikut terlibat langsung bagaimana Majalah Kertosono dikelola. Sejak pengumpulan ide melalui dunia maya, penulisan naskah, workshop editing, hunting fotografi dan layout, hingga publish di KERTOSONO.NET.

Jadilah edisi 14 penuh warna, bahkan tulisan yang masuk lebih didominasi dengan reportase dari luar Kertosono. Selain dari Pamekasan ada juga yang dari Jember, malah ada satu tulisan reportase dari Tübingen, Jerman.

Meski reportasenya dari berbagai kota dan negara tapi semua kontributornya adalah warga Kertosono dan sekitarnya, kecuali yang dari Pamekasan.

Hal ini sah-sah saja sejak diberlakukannya kebijakan baru. Tentang kriteria kontributor yang tidak terbatas pada warga Kertosono dan sekitarnya saja, tapi semua pembaca Majalah Kertosono berhak menulis.

Sebagaimana diketahui perkembangannya, saat ini pembaca Majalah Kertosono sudah tidak terbatas pada warga Kertosono saja, namun warga kota lain juga sudah ikut membaca.

Di balik banyak pencapaian yang telah berhasil diraih sejak 2010, tetap ada dua hambatan yang mengkhawatirkan. Yang berpotensi menghambat kinerja Majalah Kertosono, yaitu kaderisasi anggota tim redaksi dan kurangnya minat menulis.

Sejak 2010 Majalah Kertosono masih dipimpin oleh orang yang sama, yaitu pendirinya. Sudah 5 tahun berjalan. Bisa jadi mungkin kinerja bagus, tetapi jika kaderisasi tidak berjalan dengan baik itu artinya sistem tidak bagus. Tahun-tahun berikutnya bisa saja kreativitas menurun, dan ini akan menjadi faktor yang merugikan.

Demikian juga dengan minat menulis dari masyarakat, pertumbuhannya kurang menyenangkan. Beberapa upaya yang telah dilakukan Majalah Kertosono yaitu Seminar Jurnalistik pada tahun 2012 dan Lomba Menulis Feature pada tahun 2013 tampak kurang membawa hasil yang signifikan.

RENCANA KEGIATAN 2016

Tetap fokus di satu kegiatan saja yaitu Majalah Kertosono, dengan memperbaiki sistem kerja terutama di sisi apresiasi atau mungkin reward kepada kontributor.

Tahun 2016 harus ada pergantian pemimpin redaksi, agar kreativitas terjaga dan kejenuhan gaya manajemen bisa dihindari.

Tindaklanjut terhadap daftar kontributor yang ada, dengan cara menjalin dan menjaga silaturrahmi baik melalui media sosial maupun bertemu langsung. Mengajak mereka untuk kembali menjadi kontributor pada edisi 15 dan edisi 16.

DAFTAR LINK:

Laporan Dewan Pendiri
https://www.facebook.com/1329881330360037/photos/a.1398348190180017.1073741831.1329881330360037/1414352861912883

Laporan Dewan Pengurus Harian
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417195571628612&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL NIAGA
Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417146838300152&id=1329881330360037

UNIT SOSIAL SENI-BUDAYA
Penjelasannya bisa diklik di sini => https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1417186841629485&id=1329881330360037

Laporan Tahunan KKM 2015 format E-Book
https://issuu.com/fendikblater/docs/laporan-tahunan-kkm-2015

Laporan Tahunan KKM 2015 format PDF
https://www.dropbox.com/s/d23znbmfyb9a8c4/laporan-tahunan-2015.pdf

Fanpage Majalah Kertosono

LAPORAN DEWAN PENDIRI - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRIKota yang baik adalah kota yang bisa...
25/10/2016

LAPORAN DEWAN PENDIRI - LAPORAN TAHUNAN 2015 LEMBAGA SOSIAL KERTOSONO KREASI MANDIRI

Kota yang baik adalah kota yang bisa memberdayakan warganya. Kota yang bisa mendidik warganya berperilaku baik dan benar serta bermartabat. Namun, pemikiran tersebut tidak akan pernah tercapai jika tidak ada respon atau sambutan hangat dari warga.

Karena itu kami sebagai bagian dari warga masyarakat Kertosono yang lahir dan dibesarkan di Kertosono, bertekad nyata untuk menjadikan kota tercinta ini sebagai kota kecil yang berdayaguna, kreatif dan mandiri.

Melalui Lembaga Sosial Kertosono Kreasi Mandiri (KKM) inilah kami bersama-sama para generasi muda Kertosono bertekad untuk bisa mewujudkan cita-cita tersebut.

Langkah penting yang kami tempuh adalah mendaftarkan lembaga ini di catatan notaris. Maka pada 3 Juli 2013 lembaga ini resmi berdiri dengan disahkan oleh Pejabat Notaris dan PPAT, H. Ainur Rofiq S.H.

Dengan adanya akta notaris, dari sisi Depkumham sebenarnya KKM sudah sah dan bisa melaksanakan kegiatan. Namun sesuai dengan UU Ormas, kami ingin lebih memperkuat legalitas lembaga ini dengan pengesahan dari sisi Depdagri.

Maka baru saja pada tahun 2014 lalu KKM berhasil mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar dari Kantor Kesbangpol dan Linmas Daerah Kabupaten Nganjuk.

Dua lembar dokumen legalitas yang sudah dikantongi KKM ini terbukti bisa menjadi bekal yang cukup kuat untuk mengisi tahun 2015 dengan agenda kegiatan yang lebih strategis.

Dampak positifnya di tingkat pengurus harian hingga pelaksana kegiatan terlihat semakin percaya diri. Utamanya sebagai ujung tombak KKM, semua pelaksana kegiatan memang harus memiliki kredibilitas, baik secara teknis maupun non-teknis.

Pihak yang diajak bekerjasama, rekanan, klien atau narasumber tentu selalu menjaga reputasi. Karena di era persaingan yang semakin ketat seperti sekarang, reputasi sangatlah penting.

KKM sebagian besar diisi oleh generasi muda kelahiran tahun 90-an atau lebih dikenal dengan Gen Y. Baik sebagai anggota atau bahkan di beberapa posisi strategis. Merekalah generasi paling kreatif saat ini.

Sudah menjadi tanggungjawab organisasi untuk membekali dengan pelatihan manajerial dan cara berorganisasi yang baik dan benar. Meski pelatihan tidak selalu dilakukan secara formal namun efektivitasnya terasa.

Hasilnya adalah loyalitas, tidak hanya terhadap organisasi tetapi lebih terhadap visi dan misi. Juga terhadap prinsip-prinsip tertulis maupun tidak tertulis yang telah diajarkan.

Hal inilah yang menjadikan terwujudnya soliditas di semua tingkat. Baik secara horisontal maupun vertikal. Meskipun hingga sejauh ini partisipasi masih belum mendapatkan kompensasi yang pantas secara nominal, atau dengan kata lain masih bersifat sukarela.

Pelan tapi pasti model kerja sukarela ini akan dikurangi. Tidak akan selamanya mewarnai kegiatan KKM. Memang betul ada semacam prinsip “bukan organisasi yang menghidupi kita, tapi kitalah yang menghidupi organisasi”. Prinsip yang sudah tertanam kuat pada diri kader KKM. Tinggal bagaimana memahaminya secara benar.

Embel-embel “Lembaga Sosial” di depan KKM bukan berarti “bekerja tanpa dibayar”, itu interpretasi yang keliru. Sosial dalam hal ini adalah sifat dari agenda-agenda kegiatannya. Semua harus bermuara kepada visi dan misi KKM yang kental akan nilai-nilai sosial.

Dalam menjalankan misi tentu butuh biaya operasional. Manakala donasi kurang mencukupi maka pengurus harus menjalankan perniagaan untuk menjaga organisasi agar bisa tetap hidup.

Namun demikian keuntungan niaga yang diperoleh dari kegiatan-kegiatan KKM tidak dibenarkan jika dimanfaatkan untuk semata memperkaya para anggotanya. Karena ini menyalahi prinsip sosial yang digagas KKM.

Setelah semua biaya operasional tercukupi, termasuk honor maka kelebihan saldo dari setiap kegiatan harus didistribusikan ke semua kas di tiap tingkat organisasi hingga ke kas Dewan Pengurus Harian.

Peruntukan dana tersebut adalah untuk menyelenggarakan kegiatan sosial lainnya. Inilah prinsip sosial yang dipahami di dalam Lembaga Sosial KKM, dan akan terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan mendatang.

Akhir kata, segenap Dewan Pendiri mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat Kertosono dan sekitarnya atas dukungan moril maupun materiil, baik berupa kritik maupun apresiasi pada setiap acara yang kami selenggarakan di tahun 2015 ini.

Juga apresiasi setinggi-tingginya kepada Dewan Pengurus Harian KKM beserta Unit-Unit Sosial dan semua Pelaksana Kegiatan. Mari kita jalani sisa tahun 2016 ini dengan kegiatan yang lebih baik lagi.

Kertosono, 1 Oktober 2016
Dewan Pendiri

Keterangan:
Dewan Pendiri KKM
1. Firdaus Effendy
2. Ety Andrijana
3. Kusdianto

12/09/2016
18/08/2016

Dirgahayu RI ke 71Thn, ''Kerja Nyata''. MERDEKA

Address

Nganjuk
64351

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kertosono Kreasi Mandiri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share