Info Terkini Sepak Bola Indonesia

Info Terkini Sepak Bola Indonesia PSM Makassar, Proffesional Club. Makassar, Indonesia INFO TERKINI SEPAK BOLA INONESIA

Kompetisi IPL Sulit Digelar Peserta Makin Berkurang CEMAS. Para penggawa PSM saat berlatih beberapa waktu lalu. Mereka m...
02/09/2012

Kompetisi IPL Sulit Digelar
Peserta Makin Berkurang

CEMAS. Para penggawa PSM saat berlatih beberapa waktu lalu. Mereka menantikan kejelasan berputarnya kompetisi IPL musim depan.

MAKASSAR, FAJAR -- Kelanjutan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim depan semakin tidak jelas. Bukan cuma faktor dana, melainkan klub peserta semakin berkurang.

Teranyar, Persijap Jepara menyatakan tidak akan mengikuti kompetisi IPL musim depan dan memilih ikut Indonesia Super League (ISL) yang mulai digulirkan November 2012 mendatang. Sebelumnya, Semen Padang dan Persiba Bantul menyatakan akan ikut ISL.

Jika ketiga klub tersebut positif berkiprah di ISL, maka dipastikan IPL sulit lagi digelar dengan peserta yang tak sampai sepuluh klub. Musim lalu, peserta IPL hanya ada 12 klub.

Nasib PSM pun menjadi terancam. Sebab, jika IPL tak bergulir maka Pas**an Ramang tentu saja tidak dapat mengikuti kompetisi kasta tertinggi tanah air lantaran terkena sanksi turun kasta. Andi Oddang dkk juga tak bisa mengikuti ISL.

Pengamat sepak bola, Tony Ho menyatakan kalau berita ini benar maka sangat disayangkan. PSM, kata dia, mesti menerima risiko berlaga di Divisi I musim depan, karena tidak terdaftar sebagai peserta ISL.

"S**a tidak s**a dan mau tidak mau, kita harus terima risiko hasil perbuatan yang menyeberang dari kompetisi ISL ke LPI lalu. Memang, IPL sulit digelar musim depan," katanya.

Mantan pemain PSM itu melanjutkan, persyaratan sebuah kompetisi bisa digulirkan dengan minimal dan maksimal berapa klub. Namun, dengan bakal hengkangnya Semen Padang, Persijap Jepara, dan Persiba Bantul, alamat buruk bagi pengelola IPL.

"Selain itu, saya melihat PSM akan berat untuk mandiri. Dahulu menetek ke APBD, kemudian pada konsorsium. Nah, sekarang konsorsium kelabakan dalam hal pendanaan. Hampir semua peserta IPL bermasalah, tinggal PSM hanya berharap pada pengurus yang gila bola dan terpenting punya duit membiayai tim," paparnya.

Ketua Ikatan Suporter Makassar (ISM), Herry Patty juga menyatakan kompetisi IPL tak akan bergulir dan ini pertama kalinya PSM bisa tidak ada di kasta tertinggi. Dia pun mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

"Tentunya kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Kalau IPL tak bisa lagi bergulir, maka PSM mau berkompetisi dimana? Ini harus jadi bahan evaluasi pengurus ke depan," ujar Herry.

Namun, Koordinator Suporter Red Gank, Sul, menyatakan PSM akan tetap ada di kasta tertinggi sepak bola nasional. Kondisi yang ada, lanjutnya, IPL untuk sementara masih diakui oleh AFC dan FIFA sebagai kompetisi resmi, sambil menunggu hasil kerja Joint Committee.

"Kami masih Optimis IPL tetap jalan musim depan. Masalah Persijap, Semen Padang, dan Persibo itu hanyalah bagian dari manuver untuk mengingatkan LPIS supaya lebih peduli. PSM tetap aman ikut kompetisi tertinggi Indonesia. Mesti diingat, PSM bagian dari perjuangan Reformasi PSSI walau pada akhirnya memunculkan dualisme PSSI," tandasnya.

Chief Executive Officer CEO PSM, Rully Habibie yang dimintai tanggapan juga menegaskan masih yakin IPL bisa bergulir. Dia mengaku menunggu seperti apa keputusan komite bersama atau Joint Committee (JC). "IPL akan tetap bergulir dan nasib PSM aman," tegasnya.

Sementara itu, CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi IPL, Widjajanto enggan berkomentar. Dia tak mau menjawab pertanyaan wartawan saat dikonfirmasi kemarin. (ram)

Jangan Gegabah Bentuk Manajemen PROFESIONAL. Dua pemain senior, Syamsul Chaeruddin (kiri) dan Satrio Syam berharap manaj...
02/09/2012

Jangan Gegabah Bentuk Manajemen

PROFESIONAL. Dua pemain senior, Syamsul Chaeruddin (kiri) dan Satrio Syam berharap manajemen baru segera terbentuk.
BERITA TERKAIT:

DALAM waktu dekat ini, manajemen PSM akan dibentuk untuk menghadapi kompetisi musim depan. Sejumlah kalangan meminta Ketua Umum, Sadikin Aksa tidak gegabah dalam membentuk manajemen.

Koordinator Forum Penyelamat PSM (FPP), Mirdan Midding menyatakan bahwa pembentukan manajemen baru nantinya harus dikonsultasikan dengan pihak konsorsium sebagai pemegang saham mayoritas. Kemudian orang-orangnya juga mesti dari kalangan profesional. “Jangan gegabah membentuk manajemen, karena nantinya akan berpolemik hukum,” kata Mirdan.

Direktur Sport Akademi Football Makassar Bintang Indonesia (AF-MBI) itu melanjutkan, tetapi jika sudah menjadi komitmen bersama maka disarankan agar pembentukan manajemen baru mempertimbangkan aspek profesionalisme, track record, idealisme, dan keilmuan.

"Lalu Marcom harus yang tahu komunikasi serta punya jaringan dan kapabilitas dengan sponsor. Begitupun Media Officer sebaiknya wartawan senior yang bisa mengayomi semua media. Jangan lupa, khusus pelatih fisik dann psikolog harus dilibatkan orang-orang profesional. Makanya, saya bilang tidak boleh gegabah bentuk manajemen," pungkasnya.

Mantan Manajer Pemasaran dan Komunikasi PSM, Anno Suparno mengatakan bahwa manajemen baru sebaiknya dikelola oleh kalangan profesional, mengerti bola, dan waktunya lebih banyak di Makassar. Mengelola sepak bola, kata dia, tidak semudah membalikkan telapak tangan atau seperti yang tertulis dalam teori.

"Umumnya kan teori berubah ketika berhadapan pada kenyataan di lapangan. Berilah mereka yang benar-benar paham bola dan profesional duduk dalam manajemen PSM," sarannya.

Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa menjelaskan bahwa dia memang tidak begitu saja membentuk manajemen. Makanya, dia mengaku terus mendiskusikannya dengan CEO PSM, Rully Habibie dan juga konsorsium PT MBI. "Sejak awal saya tegaskan, manajemen baru nantinya diisi oleh orang-orang profesional," katanya. (ram)

Oddang Ingin Bertahan di PSM Karena Dekat Keluarga  Meski timnya sedang dilanda krisis, Andi Oddang mengutarakan keingin...
01/09/2012

Oddang Ingin Bertahan di PSM Karena Dekat Keluarga

Meski timnya sedang dilanda krisis, Andi Oddang mengutarakan keinginannya untuk bertahan di PSM Makassar.

Oddang sendiri merasa betah di PSM,. Untuk itu dia berniat bertahan di tim Juku Eja musim depan. Selain alasan tersebut, ada hal lain yang membuatnya ingin bertahan.

"Insya Allah, musim depan saya masih di Makassar. Lebih tenang soalnya dekat dengan keluarga. Lagip**a, manajemen katanya masih mempertahankan saya," ujar Oddang.

Seperti diketahui, istri mantan pemain Persebaya Surabaya itu saat ini bekerja di Jeneponto. Sedangkan sang anak berada di Kabupaten Gowa untuk menempuh pendidikan. Dekat dengan keluarga juga mempengaruhi alasannya bertahan.

Keinginan pemain 35 tahun ini untuk bertahan di tim Ayam Jantan dari Timur sepertinya sedikit mengalami kendala. Yakni, masalah krisis di tubuh PSM yang belum kunjung usai. Meski demikian, Andi Oddang akan mengutamakan bertahan di PSM daripada mencari klub baru.

"Namanya juga pemain profesional, hidup saya tergantung dari bola. Tetapi, prioritas utama saya tetap PSM," tegasnya.

Sementara itu, menurut pelatih Petar Segrt, Oddang merupakan pemain yang mampu memimpin di lapangan serta mampu membimbing pemain muda lainnya. Keunggulan lain yang dimilikinya, lanjut Petar, ia mampu berkolaborasi dengan Ilija Spasojevic dan M.Rahmat melalui kepintarannya mencari posisi.

"Dia tipe pemimpin di lapangan. Dia bisa memberi motivasi pemain muda lainnya," terang Petar. (bln/ctr)

Denyz Saprianto Juga Ingin Tinggalkan PSM MakassarMAKASSAR, PSM Makassar baru saja kehilangan pemain andalan asal Korea ...
01/09/2012

Denyz Saprianto Juga Ingin Tinggalkan PSM Makassar

MAKASSAR, PSM Makassar baru saja kehilangan pemain andalan asal Korea Selatan, Kwon Jun yang memilih memperkuat Liga Iran. Kini, sejumlah pemain dikabarkan akan meninggalkan p**a tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini

Pemain yang mengisyaratkan akan meninggalkan PSM jika tak kunjung mendapat kejelasan pembayaran gajinya, antara lain, kiper Denyz Saprianto. Menurut Denyz, ia telah ditawari beberapa klub.

“Ada beberapa klub yang mau mengontrakku, tetapi nama klub itu tidak bisa saya sebut,” kata Denyz saat dihubungi Tribun, Rabu (29/8/12).

Meski begitu, Deni mengaku masih memperhitungkan segala kemungkinan, termasuk pilihan apakah akan tetap berkostum PSM atau menerima tawaran klub lain.

SSB Redland Pomala Undang Rasyid-Kurniawan Beri Coaching ClinicMAKASSAR, Duo gelandang muda PSM Makassar dan juga timnas...
01/09/2012

SSB Redland Pomala Undang Rasyid-Kurniawan Beri Coaching Clinic

MAKASSAR, Duo gelandang muda PSM Makassar dan juga timnas, Kurniawan Karman dan Rasyid Assyahid Bakri diundang memberikan coaching clinic oleh pengurus Sekolah Sepakbola (SSB) Redland Antam, Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Hal itu dikatakan Ayah Kurniawan Karman, Karman Kamaluddin kepada Tribun, Jumat (31/8/12). Dalam penuturannya via telepon, Karman mengatakan bahwa manajer SSB tersebut yang bernama Romi Nomba sangat berharap Rasyid dan Kurniawan bisa hadir.

“Manajer SSB itu bilang kalau Kurni dan Rasyid ada waktu, mungkin bisa ke Pomala untuk memberikan motivasi dan coaching clinic pada anak-anak di sana," ungkapnya kepada Tribun.

"Tapi mereka tidak memberi batasan waktu. Yang jelas kalau Kurni dan Rasyid sudah tidak sibuk dan keduanya mau datang ke Pomala. Kapan saja mereka mau datang akan disambut," sambungnya.

Kurniawan merespon positif undangan tersebut karena menurutnya hal itu bisa memberikan sebuah pengalaman baru bagi dirinya dan juga Rasyid.

"Bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada sesama, tentu sebuah ajakan mulia," ujar Wawan panggilan akrab Kurniawan.

Sementara itu, Rasyid mengatakan cukup senang jika bisa membagi pengalaman dan ilmunya kepada orang lain terutama anak-anak.

"Kayak yang pernah saya lakukan di Jakarta. Waktu beri sedikit motivasi dan ilmu teknik main bola di kontestan Danone Cup," tutupnya.

Kiper PSM Perkenalkan Calon Istri ke Pelatih MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Tak lama lagi, kiper PSM Makassar, Denny Marcel...
01/09/2012

Kiper PSM Perkenalkan Calon Istri ke Pelatih

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Tak lama lagi, kiper PSM Makassar, Denny Marcell, akan segera melepas masa lajangnya dengan mempersunting sang pujaan hatinya, Andi Besse Bandri. Acara resepsi pernikahannya digelar Sabtu, 8 September mendatang di Hotel Grand Clarion Makassar.

Sebelum menikah, Denny pun menyempatkan diri membawa sang calon istri untuk dikenalkan ke pelatihnya Petar Segrt di Hotel Aryaduta --tempat sang mentor PSM tersebut tinggal.

"Saya sudah silaturahmi ke Coach Petar, sekalian saya perkenalkan calon istri saya Bro. Silaturahmi yang sama juga saya lakukan kepada rekan-rekan yang lain di PSM," ujar Denny kepada Tribun, Jumat (31/8/12).

Bukan hanya kepada pelatih dan pemain saja, Denny juga bersilaturahmi pada kedua asisten pelatih PSM yang kebetulan datang menemui Petar di hotel berbintang lima tersebut yakni Imran Amirullah (asisten pelatih) dan Ansar Abdullah (pelatih kiper).

“Saya dan Besse bersilaturahmi juga dengan Pak Imran dan Pak Ansar setelah hampir dua bulan kami tidak bertemu. Kami bercerita pengalaman masing-masing selama libur kompetisi dan saling bersenda gurau,” tandasnya.

Deni menambahkan bahwa dirinya pun baru datang dari Balikpapan, kota tempat orang tuanya berdomisili. “Saya juga memberikan undangan kepada para pelatih dan teman yang hadir di pertemuan kemarin,” pungkasnya.

Petar Bujuk Pilar Bertahan MASIH SETIA. Satrio Syam siap bertahan di PSM selama tenaganya masih dibutuhkan, meski dimina...
01/09/2012

Petar Bujuk Pilar Bertahan

MASIH SETIA. Satrio Syam siap bertahan di PSM selama tenaganya masih dibutuhkan, meski diminati timtim besar.

MAKASSAR, FAJAR -- Kabar ketertarikan sejumlah klub ISL dan IPL terhadap pilar PSM, disikapi serius sang mentor, Petar Segrt. Mantan arsitek VFL Bochum di Bundesliga Jerman itu pun bergerak cepat dengan membujuk anak asuhnya agar tetap bertahan musim depan.

Petar meminta khusus kapten tim Andi Oddang, Satrio Syam, Syamsul Chaeruddin, Ilija Spasojevic, Rasyid Bakri, Deny Marsel, Kaharuddin, M Rahmat, Fandy Edy, Hendra Wijaya, dan I Ketut Mahendra supaya tidak hengkang. Petar sudah berbicara dengan para pilar tim itu.

Bahkan khusus Satrio, Syamsul, dan Oddang sudah bertemu Petar di Hotel Imperial Aryaduta dan meminta mereka bertahan di PSM. Oddang mengakui sudah diminta khusus bertahan musim depan oleh sang pelatih.

"Berat bagi saya meninggalkan PSM. Selain ingin dekat dengan keluarga, saya juga sudah diminta coach Petar bertahan musim depan. Saya memang berniat mengakhiri karier di PSM," ungkap Oddang, Jumat, 31 Agustus.

Saat ini, Oddang diminati Sriwijaya FC dan Persela Lamongan. Bek kiri andal PSM, Satrio Syam pun mengakui sudah dibujuk Petar agar bertahan musim depan. Sejak awal, Satrio mengaku akan tetap membela PSM asalkan pelatihnya masih Petar.

"Saya tidak akan menerima tawaran klub lain. Hatiku masih di PSM. Apalagi, coach Petar sudah memintaku bertahan dan saya tentu merasa tersanjung karena tenagaku masih dibutuhkan," ujar Satrio yang diminati Persija Jakarta.

Striker asing PSM, Ilija Spasojevic (Spaso) yang saat ini berada di Montenegro tak menampik sudah diminta bertahan musim depan oleh pelatihnya, Petar Segrt. Spaso pun mengiyakan tawaran sang mentor.

Gelandang bertenaga kuda, Syamsul Chaeruddin pun demikian. Sejak awal dia ingin pensiun di PSM Hanya saja, Syamsul tak mau komentar soal pertemuannya dengan Petar Segrt. "Maaf bos, saya belum bisa komentar soal itu," ucapnya singkat.

Bek kanan, Hendra Wijaya menyatakan bahwa klub apapun itu yang menggodanya untuk hengkang dari PSM, tetap akan dia tolak. "Kalau PSM tetap membutuhkan tenagaku, saya akan bertahan. Karena PSM yang telah membesarkan saya. Insya Allah, saya akan tetap setia membela PSM sampai kapanpun," janjinya.

Petar mengaku sudah meminta para pilarnya bertahan musim depan. Karena targetnya bisa membawa tim Pas**an Ramang berprestasi. "Saya juga sudah meminta Rully dan Sadikin segera menyelesaikan gaji dan mengontrak para pemain supaya ada jaminan buat mereka musim depan," katanya. (ram/sap)

Pemantauan Pemain Berlanjut CARI PEMAIN MUDA. Pelatih PSM, Petar Segrt terus mengasah talenta muda di PSM. Saat ini Peta...
01/09/2012

Pemantauan Pemain Berlanjut

CARI PEMAIN MUDA. Pelatih PSM, Petar Segrt terus mengasah talenta muda di PSM. Saat ini Petar masih terus berburu pemain muda potensial.

MAKASSAR, FAJAR -- Dua pemain muda potensial sudah ditemukan Petar Segrt ketika memantau pertandingan Liga Jusuf Kalla (JK), Kamis, 30 Agustus. Keduanya adalah gelandang serang Kabupaten Barru, Askar Abidin yang masih berusia 17 tahun dan striker Parepare, Ariannis yang berusia 20 tahun.

Namun, arsitek PSM asal Kroasia itu tidak akan menghentikan pemantauannya. Petar masih akan berkeliling Sulsel memantau pemain muda lain dalam turnamen yang digelar di beberapa daerah lainnya. Targetnya, mendapatkan pemain muda berbakat sebanyak-banyaknya.

"Saya sudah memantau dua pemain saat Liga JK di Barru. Saya akan memantau pemain bertalenta di daerah lainnya yang menggelar turnamen. Saya akan melihat lebih banyak permainan dan kemudian saya akan mencoba untuk berbicara dengan pemain potensial itu maupun keluarganya," kata Petar.

Setelah mendapatkan para pemain muda dari berbagai turnamen di daerah ini, selanjutnya Petar akan mengumpulkan pemain itu. Kemudian diikutkan dalam latihan dan dites sejauh mana kemampuan ataupun skill bermain bolanya.

"Pekan depan mungkin kita sudah menemukan beberapa pemain muda potensial yang layak dicoba di PSM. Begitu banyak pemain muda potensial di daerah ini dan akan mendapatkan kesempatan yang sama," tandasnya.

Terkait seleksi pemain, pemegang lisensi kepelatihan Pro A-UEFA itu terlebih dahulu mau melihat seberapa besar anggaran yang disiapkan manajemen. Petar menegaskan pemain yang akan direkrut nantinya disesuaikan kebutuhan tim. (ram/sap)

Musim Depan, PSM Butuh Rp12 M BUTUH DANA BESAR. Sebagian besar skuat PSM musim lalu akan dipertahankan untuk kompetisi m...
01/09/2012

Musim Depan, PSM Butuh Rp12 M


BUTUH DANA BESAR. Sebagian besar skuat PSM musim lalu akan dipertahankan untuk kompetisi musim depan. Tim Pas**an Ramang butuh anggaran minimal Rp12 miliar untuk operasional dan kontrak pemain.

MAKASSAR, FAJAR -- Manajemen PSM harus pandai-pandai mencari sponsor atau penyandang dana musim depan. Anggaran yang dibutuhkan untuk mengarungi kompetisi sangat besar. Jika Indonesian Premier League (IPL) diikuti 12 tim, maka anggaran yang dibutuhkan diperkirakan tidak kurang dari Rp12 miliar.

Jika sejak dini tak menyiapkan anggaran besar, maka PSM harus siap-siap kesulitan di tengah kompetisi. Bisa jadi, krisis keuangan kembali melanda musim depan jika manajemen tidak tanggap dalam mengelola keuangan.

Berkaca pada pengalaman IPL musim lalu, manajemen PSM harus menyiapkan anggaran minimal Rp12 miliar untuk mengarungi kompetisi musim 2013. Anggaran itu jika berpatokan jumlah peserta kompetisi hanya ada 12 tim.

Tetapi, jika pesertanya mencapai 18 klub, maka manajemen PSM harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sebab, anggaran yang mesti disiapkan dengan jumlah klub sebanyak itu mencapai Rp13 hingga Rp15 miliar selama satu musim.

Mantan Manajer Finance PSM, Ishlah Idrus menyebut bahwa anggaran yang akan dihabiskan musim depan dengan asumsi 12 klub adalah pada kisaran Rp10 miliar sampai Rp12 miliar. Angka itu bisa bertambah atau berkurang, bergantung jumlah tim.

"Nah, anggaran Rp12 miliar itu harus disiapkan musim depan oleh manajemen PSM jika masih mengacu pada jumlah 12 tim seperti IPL lalu," katanya, Jumat, 31 Agustus.

Ishlah yang beberapa musim duduk dalam manajemen PSM menambahkan, anggaran sebesar itu sudah termasuk gaji dan kontrak para pemain serta biaya operasional tim selama satu musim. Anggaran terbesar terserap untuk membayar gaji pemain, yakni sekira 60 sampai 70 persen.

"Pada IPL lalu saja habis sampai Rp10 miliar lebih. Itupun kita masih berutang di sana sini. Jadi, sejak dini manajemen sudah harus menyiapkan dana besar," kata Ishlah.

Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa mengakui pihaknya membutuhkan anggaran besar musim depan. Dia tak menampik jika klub peserta tetap 12 tim maka anggaran disiapkan melebihi Rp10 miliar.

Makanya, Sadikin menyatakan bahwa dia membutuhkan bantuan para pengusaha Bugis-Makassar untuk membantu pendanaan tim. Termasuk kehadiran sponsor tim yang sangat penting ke depannya.

"Memang, kita tak bisa pungkiri bahwa tim butuh dana besar musim depan. Apakah nantinya kompetisi dua wilayah atau satu wilayah, tetap butuh anggaran cukup besar," ujar Sadikin.

Pelatih PSM, Petar Segrt menyatakan anggaran tim musim depan memang mesti disiapkan lebih besar. Alasannya, harga para pemain cukup mahal dan kebutuhan operasional tim pun tinggi. "Tetapi, sejauh ini saya belum tahu berapa besar budget disiapkan oleh manajemen," kata Petar. (ram/sap)

Petar Kepincut Gelandang Barru dan Striker PareparePelatih PSM Makassar, Petar Segrt, menyaksikan langsung pertandingan ...
31/08/2012

Petar Kepincut Gelandang Barru dan Striker Parepare

Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, menyaksikan langsung pertandingan lanjutan Liga

Jusuf Kalla (JK) 2012 Under 21 antara Barru melawan Parepare di lapangan sepakbola Takkalasi, Barru, Kamis (30/8/12). Usai pertandingan yang dimenangkan tuan rumah Barru dengan skor 2-1, Petar mengungkapkan ketertarikannya terhadap dua orang pemain dari dua tim ini.

Kedua pemain yang diminati Petar yakni, gelandang serang Barru, Askar Abidin yang masih berusia 17 tahun dan striker Parepare, Ariannis yang berusia 20 tahun. "Askar dan Ariannis memiliki kualitas di atas rata-rata. Talentanya akan semakin berkembang jika dibimbing dengan baik," ujar pelatih asal Kroasia ini.

Kepada panpel pertandingan Liga JK yang mendampinginya selama menyaksikan laga ini, Petar
mengatakan, nama Askar dan Ariannis akan ia bicarakan dengan Ketua Umum PSM, Sadikin
Aksa dan CEO PSM Rully Habibie untuk dipertimbangkan direkrut masuk PSM kompetisi musim depan.

Namun secara pribadi, ia sangat tertarik jika dapat mengembangkan bakat kedua pemain itu.
Petar ke Barru untuk menyaksikan laga Barru versus Parepare ini, sekaitan dengan misinya
untuk mencari talenta muda berbakat di seluruh daerah-daerah di Sulsel. Ia memilih memantau
Liga JK, karena kompetisi binaan PSSI Sulsel ini, sangat bagus untuk dipantau karena pesertanya
adalah tim usia di bawah 21 dan diikuti seluruh klub kabupaten.

"Saya juga memberi apresiasi pada penyelenggara Liga JK ini, karena dikelola cukup profesional
mengikuti regulasi PSSI dan AFC," kata Petar sambil memuji Wali Kota Makassar, Ilham Arief
Sirajuddin sebagai penggagas Liga JK ini.

Di pertandingan lain Liga JK yang dilangsungkan di empat kota berbeda, tuan rumah Bulukumba
tak mampu merebut poin penuh atas tamunya, Jeneponto. Laskar Panrita Lopi harus puas main
imbang 0-0 melawan anak-anak Butta Turatea. Kondisi sama juga dialami Luwu Utara yang
ditahan imbang tamunya, Luwu dengan skor 1-1.

Nasib apes dialami tuan rumah Bone yang harus menelan kekalahan 0-1 atas tamunya Sinjai.
Hasil ini, tentu sangat mengecewakan ribuan pendukung Bone yang memadati Stadion Persibo
Bone. Laga ini disaksikan langsung Ilham Arief Sirajuddin yang kebetulan bertandang ke Bone.

Sementara tuan rumah Takalar berhasil mengalahkan tamunya Gowa dengan skor tipis 2-1.(*/tribun-timur.com)

Spaso Janji Tak akan Pergi SETIA. Striker asing PSM asal Montenegro, Ilija Spasojevic masih betah di Makassar.MAKASSAR, ...
31/08/2012

Spaso Janji Tak akan Pergi

SETIA. Striker asing PSM asal Montenegro, Ilija Spasojevic masih betah di Makassar.

MAKASSAR, FAJAR -- Janji setia dilontarkan striker PSM asal Montenegro, Ilija Spasojevic alias Spaso. Pengoleksi sepuluh gol di IPL itu menegaskan akan tetap berkostum merah-merah musim depan.

Meski merasa kecewa dan sedih, Spaso mengaku tidak akan mengikuti jejak Kwon Jun yang hengkang dan bergabung dengan Perspolis FC Iran, musim depan. Dia memastikan jersey nomor 9 di PSM akan tetap dikenakannya.

"Saya sudah dengar Kwon pergi. Saya tidak bisa percaya ini. Kwon merupakan pemain kunci dan ini kehilangan besar bagi PSM. Saya berharap Kwon pemain terakhir yang meninggalkan PSM dan kita harus menjaga kondisi tim supaya tetap solid. Saya tidak akan pergi seperti Kwon," tegasnya, Kamis 30 Agustus.

Menurut Spaso, dia masih akan bermain di PSM musim depan dan menolak semua tawaran yang datang kepadanya. "Saya ingin menjadi legenda di PSM dan juga Indonesia. Saya berharap dalam beberapa hari ke depan sudah ada kontrak baru buat seluruh pemain," tandasnya.

Tandem Spaso, M Rahmat juga tak akan hengkang. Dia memilih setia bersama PSM. Sepanjang manajemen dan pelatih PSM masih membutuhkannya, maka dia tidak akan ke mana-mana.

"Saya dibesarkan oleh PSM. Jadi, sepanjang tenagaku dibutuhkan, maka saya akan bertahan di PSM," ujar Rahmat diamini Hendra Wijaya, yang juga memilih bertahan di PSM.

Gelandang kanan, Kaharuddin mengaku belum didekati satu klub pun baik ISL maupun IPL. Namun, dia tak menjamin akan bertahan di PSM kalau belum ada kejelasan nasibnya ke depan.

"Saya masih akan bertahan di PSM, sepanjang tenagaku masih dibutuhkan. Makanya, kami berharap hak yang belum diselesaikan bisa dituntaskan," pintanya. (ram/sap)

Address

Makassar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Terkini Sepak Bola Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category