Greenshot.id

Greenshot.id Greenshot.id adalah tim kecil dalam bidang content dan digital video dari Jepara Jawa Tengah Debut

https://youtu.be/2_-F-8R5Hm4
19/07/2018

https://youtu.be/2_-F-8R5Hm4

Official Song 18th Asian Games 2018 by ALFFY REV ( ) featuring Main Vocal : Farhad ( ) Sinden : Indah RWY ( ) Rapper : Pau...

14/05/2018

Indonesia mengutuk keras aksi Terorisme dengan alasan apapun!
Untuk semua saudara kita yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan, selain itu mari sama-sama lawan terorisme dan tetap menjunjung tinggi persatuan.

06/02/2018

Satu dari dua orang korban longsor Putri Dianti Diah Ayu di nyatakan meninggal dunia setelah dilakukan perawatan di RSUD Tanggerang dan selanjutnya di rujuk di Rumah Sakit Maya Pada Tanggerang.
Kondisi korban longsor Underpass Mutmainah berangsur stabil.

05/02/2018

05:46 WIB
Selasa,06 Februari 2018
Laporan terkini dari Kepala Basarnas : "Perut Mutmainah terjebak sabuk pengaman dan kaki bagian kiri masih terjepit,dan space yang sempit membuat proses evakuasi berlangsung lama."

05/02/2018

Kronologi Terjadinya Tanah Longsor Underpass Bandara Soetta

Senin(5 Feb 2018) Pukul : 17:00 WIB
Terjadi longsor di Underpass Bandara Soetta dan menimpa mobil yang berpenumpang dua orang.
Pukul : 17:05 WIB
Petugas gabungan tiba di lokasi kejadian dan mulai melakukan evakuasi terhadap korban
Pukul : 21:00 WIB
KA Bandara Soetta sementara di berhentikan
Pukul : 22:00 WIB
Proses evakuasi menggunakan alat berat di berhentikan karena menyangkut keselamatan 2 korban longsor yang masih berada di bawah reruntuhan.
Selasa (6 Feb 2018)
Pukul 03:00 WIB
Satu korban berhasil di evakuasi a.n Dianti Diah Ayu (24 tahun) dan segera di larikan ke RSUD Kab.Tanggerang

Kondisi terkini Selasa Pukul 02:10 A.M
Evakuasi satu korban masih terjadi atas nama Mutmainah.Korban dalam kondisi sadar,dan mengeluh kepanasan dan sedikit sesak sehingga di berikan bantuan pernafasan oksigen.
Lokasi saat ini di guyur hujan sedang.

05/02/2018

BREAKING NEWS!!
05:05 AM
LONGSOR UNDERPASS BANDARA SOETTA TERJADI PADA PUKUL 17:00 WIB SORE KEMARIN,2 WANITA TERJEBAK DI DALAM MOBIL HONDA BRIO KARENA TERTIMPA RERUNTUHAN DAN LONGSOR DI UNDERPASS BANDARA SOETTA.1 KORBAN BERHASIL DI SELAMATKAN PADA PUKUL 03:00 A.M SELASA DINI HARI,1 KORBAN MASIH TERJEBAK DI DALAM MOBIL ,TIM GABUNGAN BASARNAS,TNI DAN POLRI MASIH BERUPAYA MENGEVAKUASI KORBAN YANG MASIH TERJEBAK DI DALAM MOBIL.

09/10/2017

WOW, Dua Jenderal TNI-AL Ini Berasal‎ dari Jepara. Begini Sosok Mereka


JEPARA - Hari ulang tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia yang diperingati 5 Oktober lalu tak hanya menjadi hari istimewa bagi prajurit TNI. Hari itu juga menjadi kebanggaan dua perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut asal Jepara.
Keduanya adalah Laksamana Pertama (Laksma) Arief Maksum dan Laksma Bambang Supriyadi.

Laksma Arief Maksum merupakan lulusan AKABRI angkatan 29 pada tahun 1984. Putera asli Kota Ukir, kelahiran Kecamatan Pecangaan ini, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Penelitian an Pengembangan TNI-AL (Kadislitbangal).
Karirnya dimulai dari kapal perang, kemudian menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Teknik Kobangdikal serta Mabes-AL.
"Dulu, bapak saya adalah Kopral Angkatan Darat (AD)."

Sementara, ‎Laksma Bambang Supriyadi, merupakan putera daerah asal Kecamatan Bangsri, yang kini menjabat sebagai Direktur Wilayah Pertahanan Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementrian Pertahanan (Dirwilhan Ditjen Strahan Kemhan). Ia merupakan alumni AKABRI angkatan 32, tahun 1987.

Penugasan serta penempatan tugasnya banyak di kapal perang kombatan. Di antaranya, sebagai Komandan Kapal Cepat Rudal KRI Mandau-621, Komandan Kapal Perang jenis Frigate van Speijk Class KRI Abdul Halim Perdana Kusuma-355. Usaai berhasil menempuh pendidikan militer AKABRI Laut 87, ia melanjutkan di Seskoal, Sesko TNI serta Lemhanas.
"Beliau berdua dikenal sebagai sosok jenderal yang ramah dan rendah hati," kata seorang anggota TNI-AL yang enggan disebut namanya. (*)

Home » Jawa TengahKeindahan Karimunjawa Jadi Tema Jateng Fair 2017, Anak Muda Jepara Ini BanggaJumat, 11 Agustus 2017 21...
13/08/2017

Home » Jawa Tengah
Keindahan Karimunjawa Jadi Tema Jateng Fair 2017, Anak Muda Jepara Ini Bangga
Jumat, 11 Agustus 2017 21:31


TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Jodi Satria Affan dan Putri Rania Taqyya Anjani di depan stan Kabupaten Jepara di PRPP Jateng, Semarang, Jumat (11/8/2017) malam.
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keindahan Kep**auan Karimunjawa menjadi tema penyelenggaraan Jateng Fair 2017.
Pameran di PRPP Jawa Tengah, Semarang, ini bertajuk The Paradise of Karimunjawa.
Pembukaannya resmi mulai Jumat (11/8/2017) malam ini.

Penyelenggara menargetkan ekspo ini dihadiri 1 juta pengunjung hingga 10 September mendatang.
Juara I Mas Jawa Tengah 2016, Jodi Satria Affan (18), mengatakan nama Karimunjawa sudah banyak dikenal masyarakat luas sehingga dia merasa bangga.
Sayang, belum banyak yang menyadari p**au itu terletak di Kabupaten Jepara.
"Karimunjawa menjadi destinasi wisata yang memiliki beragam keindahan dengan 27 p**au di dalamnya. Nggak kalah sama Bali," jelas warga Jepara itu di sela-sela pembukaan Jateng Fair.
Tak heran, Kep**auan Karimunjawa masuk dalam deretan empat wisata unggulan Jawa Tengah.
Mbak Duta Wisata Jepara 2016, Putri Rania Taqyya Anjani (17), menjelaskan Jepara tak hanya memiliki keindahan alam Karimunjawa.
Ada p**a kerajinan ukir yang melegenda.
Tak hanya itu, batik khas Jepara memiliki motif flora dan fauna yang khas dari Karimunjawa.
"Batik khas Jepara ini ada batik tenun ikat dan tenun troso," jelasnya. (*)

11/06/2017

MAGELANG -- Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara mempelajari pengelolaan dan pemeliharaan berbagai ruas jalan yang dilakukan Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah.

"Tadi saya beserta rombongan sempat keliling Kota Magelang, semua jalan dalam kondisi bagus. Begitu juga dengan penataan permukiman dan lingkungan, jauh dari kata kumuh," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara Pratikno dalam studi banding tentang pengelolaan dan pemeliharaan jalan, penanganan rumah tidak layak huni, dan pengelolaan ruang terbuka hijau di Kota Magelang, Jumat (9/6).

Ia menyatakan keinginan untuk mengadopsi upaya Pemkot Magelang dalam mewujudkan infrastruktur jalan yang baik, penanganan rumah tidak layak huni, dan pengelolaan ruang terbuka hijau. "Tentunya kami ingin mengadopsi bagaimana upaya Pemkot Magelang untuk mewujudkan hal itu," katanya.

Ia mengatakan saat ini pemeliharaan jalan di Kabupaten Jepara belum optimal. Relatif banyak ruas jalan yang masih harus dibenahi. Pihaknya juga sedang mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menaikkan status jalan daerah menjadi nasional.

"Ini terbalik dengan kami yang ingin menaikkan status jalan, sedangkan di sini (Kota Magelang-Red) justru status jalannya diturunkan menjadi milik kota," ujarnya.

Sekretaris Daerah Pemkot Magelang Muji Rochman menyatakan bangga karena pengelolaan dan pemeliharaan jalan-jalan di Kota Magelang menjadi sasaran studi banding daerah lain. "Selain bangga, tetapi yang lebih penting pertemuan ini menjadi ajang tukar menukar informasi secara langsung, karena Kota Magelang juga tetap perlu pembenahan. Tentunya, kami juga akan mengadopsi kebijakan dari Kabupaten Jepara yang kami butuhkan," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Magelang, Yonas Nusantrawan Bolla, menjelaskan pada 2016 lima jalan berstatus milik Provinsi Jateng di Kota Magelang diturunkan menjadi milik kota. Lima ruas jalan itu adalah Jalan Tidar, Jalan Gatot Soebroto, Jalan Alun-Alun Selatan, dan Jalan Kyai Mojo. Pada 2015, tiga ruas jalan nasional diturunkan menjadi berstatus milik Kota Magelang, yakni Jalan Sudirman, Jalan Pemuda, dan sebagian Jalan Ahmad Yani.

Saat ini, ujarnya, total jalan nasional di Kota Magelang sepanjang 13,5 kilometer, sedangkan jalan daerah atau milik Kota Magelang sepanjang 77,9 kilometer. Ia menjelaskan dengan penurunan status jalan tersebut, pemeliharaannya menjadi lebih cepat karena menjadi kewenangan pemkot. Selain itu, ujar dia, pelayanan kepada masyarakat, terutama pengguna jalan, menjadi lebih baik.

"Pemeliharaan lebih cepat tertangani karena semua pemeliharaan menjadi kewenangan Pemkot Magelang," katanya.

11/03/2017

Renungan pagi.
Peduli "MACET"
PR untuk pemda Jepara
Segera ditindak lanjuti.
Kalo pemda mau dan sadar akan ketertiban lalulintas.
Setelah saya meng evaluasi beberapa persoalan yang terjadi setelah adanya perusahaan khususnya di kec mayong dan sekitarnya. Melihat situasi dan kondisi serta kepentingan secara umumnya seharusnya pemerintah daerah membuat peraturan daerah sebagai mana didaerah yang lain tentang jam kerja untuk karyawan dan jam kerja pegawai kantoran dan jam masuk sekolah. Kalaupun sudah ada perlu di revisi. Saya punya usul seperti di semarang jam kerja pabrikan masuk jam 08.00 p**ang jam 04.00, dan larangan melintas kendaraan besar ( truk dam, fuso, tronton, tleler / peti kemas, ) pada saat jam tertentu. Sehingga tdk bersamaan dengan pegawai kantoran dan anak sekolah. Ahirnya jalan raya lancar. Bagaimana ketika di jepara jam kerja 07.00 samapi jam 04.00 perusahaaan untung bonus satu jam. Coba kita kalikan 1 jam x 4000 karyawan hasilnya waooo amazing . Hal ini menjadikan kerugian bagi karyawan dimana gajinya masih standar UMR. Ketika masuk jam 07.00 yang bersamaan dengan krywn sekolah dan pegawai kantor akhirnya macet di jalan yang dimana semua berkepentingan untuk tdk terlambat. Al hasil semua terlambat karena MACET.
Mari kita peduli untuk generasi kita agar disiplin Lalulintas.
Yang peduli silahkan di "share" sebanyak-banyaknya semoga bermanfaat.

Agustus, Atletico Madrid Bertandang ke JeparaTim raksasa La Liga, Atletico Madrid akan datang ke Jepara pada Agustus 201...
08/03/2017

Agustus, Atletico Madrid Bertandang ke Jepara
Tim raksasa La Liga, Atletico Madrid akan datang ke Jepara pada Agustus 2017 mendatang. Tim asal Ibu Kota Spanyol itu bakal melawan Persijap Jepara dalam pertandingan persahabatan yang akan dilakukan di Stadion Gelora Bumi Kartini.

CEO Persijap Jepara Esti Puji Lestari, mengatakan tim yang akan datang ke Jepara adalah tim utama. Namun jangan salah, yang bakal datang adalah tim utama sepakbola wanita yang dimiliki oleh Atletico Madrid.

Kedatangan tim tersebut didasari atas kunjungan yang dilakukan oleh manajemen Persijap beberapa waktu yang lalu. Dari kunjungan itu kemudian disepakati adanya pertandingan persahabatan antara kedua tim pada Agustus mendatang.

“Agustus nanti kita akan hadirkan Atletico Madrid, rencananya main di Jepara,” ucapnya kepada INDOSPORT.

Berbagai persiapan untuk menghadapi pertandingan itu sudah dilakukan mulai saat ini. Tim sepakbola wanita yang dimiliki oleh Persijap terus berlatih dan mengikuti arahan dari tim pelatih. Tidak hanya itu saja, mereka juga akan mengikuti berbagai kompetisi yang ada.

Ia berharap kedatangan tim raksasa asal Spanyol itu ke Jepara bisa menambah pengalaman bagi tim. Dengan seperti itu Jepara bisa menjadi cikal bakal tumbuhnya persepakbolaan wanita di Indonesia. Ia juga berharap sepakbola wanita juga bisa lebih berprestasi layaknya Kartini pada masa perjuangan dulu. (Ghozi El Fitra)

Address

Jalan CS. Tubun No. 3 Jepara
Jepara

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Greenshot.id posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category