Indonesia Football

Indonesia Football Memberikan informasi, wawasan baru, dan sisi lain seputar persepakbolaan nasional & berita sepak bola Asia.

AFC Futsal Club Championship 2019
23/05/2019

AFC Futsal Club Championship 2019

FIFA Futsal World Cup Lithuania 2020 qualification - AFC First Round - ASEAN ZoneGroup A: Vietnam, Thailand, Timor-Leste...
07/02/2019

FIFA Futsal World Cup Lithuania 2020 qualification

- AFC First Round
- ASEAN Zone

Group A: Vietnam, Thailand, Timor-Leste, Cambodia .

Group B: Malaysia, Indonesia, Myanmar, Australia.

All matches will be played in Ho Chi Minh City, Vietnam in late 2019.

19/10/2018

Hasil Grup B dan C Piala AFC U-19 2018

Grup B

Irak 3-3 Thailand

Gol: Abdulridha Ogail (37), Wakaa Ramadhan Jumaah (42'),
dan Hasan Abdulkareem Sayyid (66'); Kritsada Kaman (26'),
Korawich Tasa (87'), serta Suphanat Mueanta (90+4').

Jepang 5-2 Korea Utara

Gol: Koki Saito (8'), Hiroki Ito (19'), Takefusa Kubo (65'),
Taisei Miyashiro (89'), Hiroki Abe (90+3'); Tam Kye (36'),
Kang Kuk-chol (41', penalti)

Grup C

Vietnam 1-2 Yordania

Gol: Manh Dung Nham (21'); Mohammad Khalil Bani Atieh
(29'), dan Mohammad Wa'el Alzu'bi (89').

Korea Selatan 1-1 Australia

Gol: Jeon Se-jin (52'); Ramy Najjarine (89')

22/12/2015

Deretan Raja Gol Asia Tenggara

Siapa saja mereka?

Patiyo Tambwe - 18 Gol QNK Quang Nam

Meski bermain untuk QNK Quang Nam, klub papan tengah liga utama Vietnam, hal itu tak menghalangi pemain internasional Republik Demokratik Kongo tersebut untuk bersinar. Selama semusim mengarungi gelaran V-League edisi 2015, penyerang yang juga pernah berkiprah di Belgia maupun Turki itu berhasil menjadi top skor liga dengan capaian 18 gol.

Adrian Gallardo - 18 Gol Ceres

Sekali mencoba peruntungan bermain di ranah Asia, striker 28 tahun asal Spanyol tersebut langsung meraih kesuksesan baik individu maupun tim bersama Ceres di kompetisi United Football League Filipina musim ini. Selain mengantarkan timnya meraih gelar UFL edisi 2015, Gallardo juga sukses menggondol trofi sebagai pencetak gol terbanyak dengan 18 gol.

Dramane Traore - 20 Gol PDRM FA

Johor Darul Ta'zim boleh merajai gelaran Malaysia Super League tahun ini namun menariknya tak ada satupun pemain mereka yang keluar sebagai top skor. Justru Traore, bomber berusia 32 tahun asal Mali yang menjadi andalan PDRM FA sukses menyabet sepatu emas dengan 20 gol, unggul delapan gol bintang JDT, Luciano Figueroa dan Matias Conti asal Pahang.

Rafael Ramazzotti - 21 Gol Brunei DPMM

Klub Brunei menaruh harapan besar pada Ramazotti sejak awal didatangkan dari klub Jepang, Gainare Tottori musim ini, Bermain di bawah arahan eks manajer Blackburn Rovers, Steve Kean, penyerang asal Brasil tersebut tampil gemilang di pentas S-League musim ini dengan membawa DPMM keluar sebagai juara sekaligus meraih penghargaan sebagai topskor dengan koleksi 21 gol.

Cezar Augusto - 28 Gol Yangon United

Salah satu pemain asing terbaik yang pernah berkiprah di Myanmar National League. Selain mampu mengantarkan Yangon United tiga kali menjadi kampiun MNL, bomber 29 tahun asal Brasil tersebutjuga sukses mencatatkan namanya sebagai top skor selama tiga tahun berturut-turut sejak 2013. Musim ini total 28 gol dibukukannya bagi Yangon sebelum memutuskan hijrah ke Eropa untuk bergabung dengan klub Bosnia, FK Sarajevo.

Kazuo Honma - 29 GolLao Toyota

Bomber veteran asal Jepang tersebut merupakan mesin gol andalan Lao Toyota dalam mendominasi pentas Lao Premier League, termasuk musim ini ketika menyabet gelar tertinggi. Total 29 gol sukses dibukukan Kazuo dalam 20 pertandingan LPL musim ini sehingga membuat nama penyerang berusia 35 tahun yang banyak menghabiskan kariernya di Eropa menjadi top skor liga.

Diogo Luis Santo - 33 Gol Buriram United

Prestasi mengesankan ditorehkan Diogo dalam musim perdananya merumput di Thai Premier League. Striker asal Brasil berusia 28 tahun yang juga pernah berkiprah bersama raksasa Yunani, Olympiakos tersebut mengakhiri TPL musim ini sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan 33 gol. Pencapaian individu itu melengkapi kesuksesannya bersama Buriram United yang turut diantarnya meraih tiga gelar sekaligus yakni TPL, Piala Liga dan Kor Royal Cup.

Chan Vathanaka - 37 Gol Boeung Ket Angkor

Satu-satunya pemain lokal yang secara gemilang mampu memenangi persaingan dengan sejumlah pemain asing yang berkiprah di liga utama Kamboja untuk meraih penghargaan top skor. Winger berusia 21 tahun tersebut memang gagal mengantarkan Boeung Ket Angkor menjadi juara namun Vathanaka tetap sukses membukukan total 37 gol semusim, sebuah pencapaian tertinggi dibandingkan pemain Asia Tenggara lainnya.

Zulham Zamrun - 6 Gol (Piala Presiden) Persib Bandung

Zulham dinobatkan sebagai pemain terbaik sekaligus pencetak gol terbanyak diturnamen Piala Presiden 2015 usai membawa Persib Bandung juara turnamen. Winger kelahiran Ternate 27 tahun lalu itu meraih penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak dengan capaian enam gol.

22/12/2015

Dedi Gusmawan Akui Sempat Dapat Tawaran Main Di Klub Malaysia

Bek asal Indonesia, Dedi Gusmawan, memutuskan untuk melanjutkan kiprahnya di Myanmar bersama klub Zeyar Shwe Myay untuk satu musim ke depan. Meski begitu, pemain berusia 29 tahun itu tak menampik sempat ada tawaran dari klub negara lain yang ingin memakai jasanya.

"Kemarin sempat saya trial bersama Sime Darby di Malaysia. Ada juga agen mau masukin di Malaysia, tapi saya masih ingin main di sini (Myanmar)," kata Dedi, melalui pesan singkatnya kepada Goal Indonesia.

Dedi memang menjadi salah satu pilar Zeyar Shwe Myay sejak bergabung pada pertengahan musim 2015 lalu. Namun, pada musim pertamanya dia hanya mampu membawa klub tersebut menduduki posisi kedelapan klasemen akhir Myanmar National League (kompetisi kasta tertinggi di Myanmar) 2015.

22/12/2015

Dedi Gusmawan Resmi Perpanjang Kontrak Dengan Zeyar Shwe Myay

Bek asal Indonesia, Dedi Gusmawan, akhirnya telah resmi memperpanjang kontraknya bersama klub Myanmar, Zeyar Shwe Myay. Penandatanganan kontrak pun telah dilakukan Dedi bersama dua penggawa asing lainnya di klub tersebut, 16 Desember 2015.

"Saya memperpanjang kontrak untuk semusim," kata Dedi, melalui pesan singkatnya kepada Goal Indonesia.

Dengan demikian, ini menjadi musim kedua bagi mantan penggawa Mitra Kukar itu bersama klub peserta Myanmar National League tersebut. Mengingat, pada musim lalu Dedi mulai bergabung bersama tim itu ketika memasuki setengah musim.

21/12/2015

Bantu Selangor Juara Piala Malaysia, Andik Vermansah Kecipratan Bonus Rp159 Juta

Pengurus FAS memberikan bonus besar kepada masing-masing pemain mereka usai menjuarai Piala Malaysia untuk ke-33 kalinya.

Pundi-pundi uang winger lincah asal Indonesia, Andik Vermansah, semakin bertambah. Itu setelah, dirinya dipastikan mendapatkan bonus sebesar RM50 ribu (sekitar Rp159 juta), usai membantu Selangor FA menjuarai Piala Malaysia 2015.Bonus tersebut memang diberikan pengurus klub Selangor kepada masing-masing pemain mereka.

Itu sebagai tanda penghargaan klub terhadap pemain dan ofisial tim yang telah berhasil membawa kembali juara Piala Malaysia untuk ke-33 kalinya.

"Semoga insentif ini dapat menambah motivasi pemain dan tim untuk terus memberikan yang terbaik, khususnya untuk tantangan di musim depan yang saya kira lebih sulit dan sengit," kata Amirudin Shari, pengurus klub Selangor seperti dikutip Harian Metro Malaysia.

21/12/2015

Rapor Indonesians Abroad Sepanjang 2015

*Di like ya mber!

Kekosongan kompetisi nasional selama periode tahun 2015 ini tak menghalangi sejumlah pemain yang berkiprah di mancanegara untuk tetap beraksi.

Beberapa pemain seperti Andik Vermansah di Malaysia dan Sergio can Dijkdi Thailand bahkan mampu untuk memberikan kinerja maksimal mereka dalam mengantarkan klub masing-masing meraih catatan prestasi tersendiri.

Andik Vermansah
Selangor FA

Tak berlebihan rasanya menyebut Andik sebagai pemain asal Indonesia yang paling bersinar selama berkiprah semusim terakhir di mancanegara. Puncak prestasinya adalah ketika berhasil memberikan kontribusinya bagi Selangor FA yang menjadi kampiun Piala Malaysia tahun ini. Di pentas Malaysian Super League, eks winger Persebaya 1927 itu membawa Red Giants finis di urutan ketiga klasemen akhir - yang belakangan naik ke posisi runner-up menggantikan Pahang FA akibat sanksi pengurangan poin.

Sergio van Dijk
Suphanburi FC

Meski tak lagi muda, bomber berdarah Belanda tersebut tetap mampu menunjukkan ketajamannya. Sergio menjadi mesin gol andalan Suphanburi dengan mengoleksi 14 gol dari 19 penampilannya di kancah Thai Premier League musim ini. Torehan itu mengantarkan Suphanburi mengakhiri kampanye di urutan ketiga klasemen akhir yang seharusnya mendapat jatah tiket menuju Liga Champions Asia, namun sayang klubnya gagal memenuhi kriteria club licensing AFC sehingga dipastikan urung ambil bagian.

Stefano Lilipaly
SC Telstar

Hampir setengah musim dijalani Fano bersama Telstar di kompetisi Eerstedivisie Belanda. Proses adaptasi playmaker Indonesia itu di kasta kedua negeri kincir angin tak menemui hambatan berarti dikarenakan pernah merumput di sana pada awal kariernya. Tak lama usai didatangkan dari Persija Jakarta di awal musim, Fano langsung menembus skuat utama dan sejauh ini mencatatkan 12 penampilan dan menyumbangkan satu gol.

Dedi Gusmawan
Zeyar Shwe Myay

Bergabungnya Dedi dengan Zeyar Shwe Myay tak lepas dari rekomendasi yang diberikan Stefan Hansson, pelatih asal Swedia yang juga pernah menanganinya saat masih memperkuat Mitra Kukar. Sejak awal bergabung hingga kompetisi Myanmar National League berakhir, pemain yang berposisi sebagai bek itu hampir bisa dipastikan selalu menjadi andalan utama di jantung pertahanan tim.

Greg Nwokolo
BEC Tero Sasana

Penyerang kelahiran Nigeria tersebut merupakan salah satu pemain asing yang menonjol dalam skuat BEC Tero yang berlaga di Thai Premier League musim ini. Total lima gol berhasil dibukukannya dalam 16 penampilannya musim ini. Hanya saja, performa impresifnya itu tak mampu untuk mengangkat prestasi tim yang gagal untuk lolos dari zona degradasi.

Adam Alis
East Riffa

Meski tergolong sebagai pendatang baru yang masih berusia muda, Adam mampu cepat beradaptasi dengan iklim kompetisi di Bahrain. Tampil bersama East Riffa di kasta tertinggi, eks gelandang serang Persija Jakarta itu sudah dipercaya untuk beberapa kali tampil bersama skuat utamadan menampilkan aksi individu yang cukup menyita perhatian.

Irfan Bachdim
Consadole Sapporo

Terhitung sudah dua musim penuh pemain berdarah Belanda tersebut berkarier di Jepang. Musim ini, Irfan membela panji Consadole Sapporo usai didatngkan dari Ventforet Kofu. Selama semusim berkiprahdi pentas J-League 2 atau kasta kedua kompetisi, eks playmaker Persema Malang itu mencatatkan 95 menit penampilan dalam total enam laga yang dimainkannya sebagai pengganti.

Victor Igbonefo
Osotspa Samutprakan

Didatangkan dari Arema Cronus, awalnya Victor diyakini akan menjadi andalan utama di lini belakang Osotspa. Sempat menunjukkan kinerja positif di awal kiprahnya di Thai Premier League musim ini, perlahan bek kelahiran Nigeria itu mulai kesulitan bersaing menembus tim inti. Secara keseluruhan, Victor hanya mencatatkan total delapan penampilan selama satu musim kompetisi penuh.

Ryuji Utomo
Al Najma

Mantan penggawa tim nasional U-19 Indonesia tersebut langsung memberikan dampak positifnya bagi Al Najma di pentas divisi dua Bahrain. Bergabung sejak awal musim di tim yang juga memiliki asisten pelatih asal Indonesia, Rudi Eka Priyambada, Ryuji menjadi andalan di lini belakang tim. Cedera sempat menghambatnya untuk beraksi namun tak menjadi penghalang berarti dalam menampilkan tren positif timnya dalam persaingan promosi ke kasta tertinggi.

Tonnie Cusell
Ajax Amateurs

Selepas meninggalkan kompetisi tanah air,Tonnie memutuskan untuk kembali ke Belanda namun bermain di level amatir. Gelandang yang pernah memperkuat Barito Putera itu merupakan salah satu penggawa lini tengah Ajax Amateurs di Hoofdklasse atau setara kasta kedua level amatir dan kerap kali ambil bagian kala timnya bertanding.

Farri Agri
Al Ahli Doha

Lama tak terdengan, Syafarizal Mursalin atau yang akrab disapa Farri Agri melanjutkan kiprahnya sebagai pesepakbola di kompetisi Qatar Stars League musim ini bersama dengan Al Ahlo Doha. Pemuda berusia 23 tahun tersebut sempat sekali dipecaya tampil pada September lalu ketika timnya kalah 2-0 dari Al Gharafa.

Arthur Irawan
Waasland-Beveren

Tahun ini merupakan musim kedua bagi sang pemuda Indonesia tersebut berkiprah di pentas Liga Pro Belgia. Hanya saja, kendati musim 2015/16 sudah berjalan memasuki pertengahan kompetisi, Arthur belum sekalipun mendapat kesempatan untuk tampil dalam partai kompetitif.

21/12/2015

FIFA Club World Cup 3rd place:

Sanfrecce Hiroshima 2-1 Guangzhou Evergrande
(Douglas 70',83' - Paulinho 4')

21/12/2015

Statistik Sergio van Dijk di TPL 2015

Striker naturalisasi Indonesia, Sergio van Dijk, tampil mengesankan di Thai Premier League musim 2015. Catatannya jauh lebih baik dibanding pada tahun sebelumnya bersama Suphanburi, yang mengakhiri musim ini dengan menduduki peringkat ketiga klasemen.

Sergio van Dijk tercatat bermain di 26 pertandingan dari 32 laga yang dilakoni Suphanburi. Ia dipercaya sebagai starter di 20 pertandingan. Selama dipercaya sebagai striker,Van Dijk mengantarkan Suphanburi 13 kemenangan, 10 hasil imbang, dan hanya tiga kekalahan dirasakannya.

Van Dijk tercatat mencetak 14 gol. Gol-gol tersebut ditorehkan kebanyakan pada babak kedua. Dari total gol tersebut, Suphanburi meraih delapan kemenangan. Sisanya gol Van Dijk tercipta saat Suphanburi meraih tiga kali hasil imbang dan dua kali kalah.

Gol-gol Van Dijk tercipta di pertandingan:

7 Maret: Suphanburi 2-2 Buriram United
4 April: Suphanburi 2-1 Muang Thong United
25 April: Suphanburi 2-1 Sisaket
20 Juni: Suphanburi 1-1 Bangkok United
4 Juli: Suphanburi 2-0 Ratchaburi
12 September: Sisaket 2-5 Suphanburi (dua gol)
17 Oktober: Suphanburi 2-4 Navy FC
25 Oktober: Bangkok United 4-3 Suphanburi
28 Oktober: Suphanburi 2-0 TOT
31 Oktober: Ratchaburi 1-2 Suphanburi
15 November: Muang Thong United 2-2 Suphanburi
28 November: Chainat Hornbill 1-2 Suphanburi
9 Desember: Army United 0-3 Suphanburi

Torehan rekor pernah diciptakan Van Dijk. Ia menciptakan gol cepat yaitu 39 detik setelah kick off dilakukan di pertandingan Suphanburi kontra Sisaket pada pekan ke-23. Di laga tersebut Van Dijk menciptakan dua gol dan mengantarkan Suphanburi meraih kemenangan 5-2 di kandang lawan, Sri Nakhon Lamduan Stadium.

Van Dijk berdasarkan catatan merupakan striker yang memiliki kaki kiri yang menakutkan. Terbukti dari 14 gol yang diciptakan, sembilan kali tercipta dengan kaki kiri. Empat gol yang ditorehkannya menggunakan kepala dan sekali dengan kaki kanan.

19/12/2015

Penghargaan Sepak Bola Nasional Malaysia 2015

Pelatih Terbaik: Mario Gomez (Johor Darul Tazim)
Penjaga gawang terbaik: Mohd Farizal Marlias (Johor Darul Tazim)
Pertahanan yang terbaik pemain: Aidil Zafuan (Johor Darul Tazim)
Pertahanan Terbaik: Safiq Rahim (Johor Darul Tazim)
Penyerang Terbaik: Amri Yahyah (Johor Darul Tazim)
pemain asing terbaik: Luciano Figueroa (Johor Darul Tazim)

*Johor Darul Tazim sapu bersih 6 kategori!

Source: HM

13/12/2015

FIFA Club World Cup 2015 :

FT : Sanfrecee Hiroshima 3-0 TP Mazembe

44' T. Shiotani
56' K. Chiba
78' T. Asano

FT : Guangzhou Evergrande 2-1 Club America

55' O.Peralta
80' Zheng Long
90' 3' Paulinho

Dua wakil Asia Sanfrecee Hiroshima dan Guangzhou Evergrande lolos ke semifinal dan akan melawan River Plate dan Barcelona!

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indonesia Football posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category