IO putri

IO putri menyediakan kebutuhan nutrisi otak anak dengan buku premium ,, serta produk edukasi lain

ibu rumah tangga yang memperoleh penghasilan dari rumah dengan menjadi consultan independent oriflame ,, book advisor mds ,, reseller produk dari PT tiga raksa (distributor Al Qolam)

Baca judul-judulnya jangan bayangin kalo ini seperti buku pelajaran sekolah ๐Ÿ˜„Beda bangetttt ๐Ÿ˜„Ini tuh buku cerita seru fu...
13/11/2017

Baca judul-judulnya jangan bayangin kalo ini seperti buku pelajaran sekolah ๐Ÿ˜„

Beda bangetttt ๐Ÿ˜„

Ini tuh buku cerita seru full warna dgn ilustrasi komik kartun lucu yg mengandung ilmu pengetahuan dasar sains.

Baca cerita sambil belajar sains ๐Ÿ˜‰

Lagi diskon Mom Dad
Jangan ragu untuk belikan ananda yg sudah mau masuk sekolah ๐Ÿ˜‰

29/10/2017
TIPS MEMILIH BUKU UNTUK BAYI DAN BALITA Buku membantu pembentukan pola pikir dan kepribadian anak. Dengan buku pula ketr...
29/10/2017

TIPS MEMILIH BUKU UNTUK BAYI DAN BALITA

Buku membantu pembentukan pola pikir dan kepribadian anak. Dengan buku pula ketrampilan bicara bayi terangsang. Buatlah balita Anda jatuh cinta pada buku dan lengket selamanya. Pilihkan buku yang sesuai dengan usianya.

Usia 0-1 tahun
Material: Karton tebal yang bagian ujung-ujungnya tidak lancip, Kain seperti dari kartun atau flanel, plastik cukup tebal dan lembut.
Ilustrasi: Sederhana dan jelas, warna cerah dan kontras.
Cerita: pendek, kalimat sederhana, usahakan kalimatnya berirama.
Tipe buku: buku cerita dengan ilustrasi menarik, buku pop-up sehingga menegaskan tokoh cerita, buku yang dilengkapi dengan tombol musik.

Usia 1-3 tahun
Dari kertas tebal.
Berisi gambar yang merupakan rangkaian cerita.
Hanya ada satu kalimat pendek untuk setiap halaman.
Cerita tentang kegiatan sehari-hari.
Berisi konsep sederhana seperti warna dan bentuk.

Usia 3-5 tahun
Isi cerita lebih rumit, mislanya tentang ekspresi wajah senang, sedih, menangis.
Cerita dengan tema warna dan angka.
Teks cerita seperti puisi.
Jalan cerita dan karakter yang lucu.
Subyek non fiksi.

Sssssttt.... Ternyata tips yang tertulis di atas mengarah ke Halo Balita banget yaa mom ๐Ÿ˜„
Hihihi iya dong yaa kan memang didesain khusus untuk Balita..

Sumber: ayahbunda.co.id

DISKON 30% akan berakhir hari ini!!
Manfaatkan yuk!๐Ÿ˜‰

Anak adalah anugrah dan ujian yg Allah berikan kepada kita ,, tetaplah menjadi ayah bunda yg selalu menjadi panutan bagi...
07/10/2017

Anak adalah anugrah dan ujian yg Allah berikan kepada kita ,, tetaplah menjadi ayah bunda yg selalu menjadi panutan bagi anak

Didiklah Anak Laki-laki dengan Cara Laki-lakiby Intan SavitriSaya memang tidak punya anak laki-laki, tetapi suatu saat n...
25/09/2017

Didiklah Anak Laki-laki dengan Cara Laki-laki

by Intan Savitri

Saya memang tidak punya anak laki-laki, tetapi suatu saat nanti saya akan memilih tiga anak laki-laki untuk tiga anak perempuan saya. Maka, saya merasa relevan menuliskan tentang ini.

Beberapa hari lalu, saya bertelepon dengan kolega yang belum bisa memenuhi kesepakatan dengan saya terkait tenggat pekerjaan. Nilai pekerjaannya cukup membuat pening kepala. Dia mengatakan bahwa sedang pusing dengan permintaan anak laki-lakinya. Anak laki-lakinya minta sebuah mobil untuk pergi-pulang kuliah di sebuah universitas swasta, istrinya pun yang sholihah tersebut (sholihah = rajin ngaji, rajin datang pengajian, jilbab syarโ€™i dll) merengek-rengek hal yang sama: sebuah mobil untuk anak laki-lakinya.

Apakah salah memberikan mobil untuk berangkat pergi-pulang kuliah? Ini subyektif. Tetapi menurut saya, anak kuliahan tidak perlu pulang-pergi naik mobil. Bayar wc saja masih minta orang-tua, apalagi beli bensin, dan service mobil di bengkel?

Jadi ingat bapak almarhum yang menolak mentah-mentah mengajari saya setir mobil saat saya SMA (padahal ada 2 mobil di garasi rumah). โ€œKamu masih punya keringet, sana naik bus!โ€ โ€œNanti saja kalau kamu sudah bisa beli mobil sendiri, baru belajar setir mobilโ€

Saya geram. Teringat anak perempuan saya yang naik kereta Bekasi-Depok tiga ribu rupiah sekali jalan, dan berpanas-panas naik motor atau angkot dari kost ke kampusnya. Dia bahkan menolak sewa mobil online atau saya antar jika saya menawarkan. โ€œSayang uangnya, kasihan umi harus antar akuโ€

Ini, anak laki-laki bikin pening kepala bapaknya karena minta mobil! Dan bapaknya menggunakannya sebagai alasan mangkir pekerjaan, mangkir dari amanatnya dengan saya, sebagai koleganya.

Dalam Al-Qurโ€™an sih jelas: _Ar-rijaalu qowamuna ala nisaaโ€™,_ suami itu pemimpin para istri. Rupanya menjadi laki-laki yang baik, laki-laki yang mengerti makna kepemimpinan memang tidak mudah, mungkin masih lebih mudah meraih gelar Ph.D dibidang fisika nuklir, sejarah, pebisnis atau pemimpin politik. Ternyata menjadi anak laki-laki yang patut, ayah yang terhormat, tetangga yang proporsional atau teman bisnis yang layak bukanlah hal yang mudah. Padahal, justru itu yang paling mendasar.

Mendididik anak laki-laki dengan cara laki-laki
1. Biasakan anak-anak terutama anak laki-laki menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah

Menjadi bagian dari solusi adalah tugas akhir sebagai manusia. Sumbangsih dalam kehidupan adalah kita menjadi manusia yang berguna minimal bagi diri sendiri (tidak menjadi beban orang-lain) dan paripurna ketika ia menjadi manfaat bagi orang-orang di sekitarnya. _โ€œKhairukum, anfauhum lin naasiโ€_ sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya. Jika tidak bisa menjadi solusi, paling tidak menjauhlah dari menjadi masalah bagi orang lain.

2. Biasakan mengerti kesulitan orang-tua dan memberikan pendapat

Apakah Anda termasuk orang-tua yang superhero? Yang menjadi solusi bagi semua problematika anak-anak Anda? Percayalah, Anda tidak sedang memberi contoh bagaimana menjadi super-hero, Anda sedang menjerumuskan anak Anda, pada kehancuran sehancur-hancurnya. Anak anda akan tumbuh menjadi pribadi lemah yang senantiasa ingin masalahnya dibantu diselesaikan orang lain, Anak Anda akan tumbuh menjadi pribadi yang suka melempar kesalahannya pada orang lain.
Apakah Anda adalah orang-tua yang tidak pernah menceritakan kesulitan Anda pada anak Anda? Karena menganggap hidup mereka harus lebih mudah daripada hidup Anda? Percayalah Anda sedang menciptakan pribadi pemalas yang tipis empati dan tidak biasa bekerja keras.
Saya pernah menunjukkan saldo atm saya pada anak-anak, ketika pada suatu saat saya benar-benar tidak ada: Rp 36 rupiah. Anak-anak langsung berkata, โ€œMaaf ya Mi, lagi broke ya?โ€ Saya menjawab โ€œiyaโ€ sambil tersenyum-senyum dan mengangguk-angguk. Lalu dalam beberapa bulan itu, mereka mengeluarkan tabungannya dan membeli sendiri keperluannya.

3. Biasakan menghadapi masalah

Cuma masalah yang akan membuat kita menjadi pemecah masalah. Bagaimana kita bisa menjadi pemecah masalah. Jika mengetahui bahwa ada masalah atau tidak saja kita tidak tahu? Anak laki-laki yang meminta mobil itu tidak bisa mengenali ekspresi ayahnya (dari wajahnya, gesturenya dll) bahwa orang-tuanya sedang tidak punya uang. Akan tumbuh menjadi pribadi seperti apa dia nantinya?

4. Biasakan melindungi yang lemah
Kepimimpinan adalah masalah perlindungan. Jika tidak bangga melindungi yang lemah, bagaimana bisa menjadi pemimpin yang baik? Keqawaman bukan hanya masalah finansial (yang kuantitatif: banyak dan berlimpah) tetapi masalah proporsi untuk perlindungan. Mendidik anak laki-laki adalah mendidik bashirah dan nalurinya untuk melindungi yang lemah. Ayah yang baik, mengerti bagaimana cara menumbuhkannya, yakni terbiasa mendahulukan orang-orang yang lemah. Maka ia akan tumbuh kuat.

5. Biasakan mendahulukan orang lain daripada diri sendiri

Qawam bukan masalah pendapatan berlimpah, tetapi seberapa proporsi dia berikan untuk orang lain daripada dirinya sendiri. Betapa banyak ayah-ayah di dunia ini, mendahulukan anak-anak dan istrinya daripada dirinya, meski pendapatannya sedikit. Ayah yang ingin membelikan mobil bagi anak laki-lakinya bukannya mendahulukan orang lain? Bukan, ia sedang memberikan racun pada anaknya, karena barang mewah harusnya diperoleh dengan kerja keras dan kemandirian.

6. Biasakan merasa gagah dengan kesulitan yang dihadapi

Kegagahan laki-laki adalah ketika ia bisa tegar menghadapi kesulitan. Harga dirinya ditentukan sejauhmana ia bisa menghadapi dan mengatasi kesulitannya. Jika tidak dihadapkan pada kesulitan, manusia tidak akan tumbuh berkembang dengan baik. Maka manusia-manusia paripurna selalu mengalami kesulitan pada masa kecilnya, Nabi Isa lahir dari Ibu tanpa ayah, Muhammad lahir yatim dan piatu pada usia 6 tahun. Mereka yang melewati fase kehidupan yang sulit, akan menjadi pribadi yang gagah.

7. Biasakan mengenali emosi dirinya dan bagaimana mengelolanya dengan baik

Mengenali emosi umumnya diserahkan pada perempuan, tetapi saya melihat manusia pari-purna seperti Nabi Isa, Nabi Muhammad dan hampir semua para Nabi. Mengerti hal ini luar-dalam. Mengenali emosi diri sendiri akan memantul menjadi ketrampilan mengenali emosi sesama. Betapa romantisnya Muhammad ketika mengajarkan dzikir pada Fatimah putrinya saat menghadapi kemiskinan Ali suaminya. Laki-laki yang sibuk berperang daripada berbisnis untuk memberi nafkah istrinya.

Bagaimana anak laki-laki yang belum bisa cari nafkah sendiri meminta mobil pada ayahnya? Mungkin kelak, ia tidak sibuk apa-apa kecuali minta dilayani terus-menerus. Tidak sibuk mencari nafkah, apalagi sibuk berperang.

Ya, Allah jauhkanlah dari hal yang demikian.
Wallahu alam

MAU HEMAT & DAPAT PRODUK BERKUALITAS??ya ini solusinya !PROMO "halo balita" diskon 30%Hemat dikantongAnak dapat belajar ...
24/08/2017

MAU HEMAT & DAPAT PRODUK BERKUALITAS??
ya ini solusinya !

PROMO "halo balita" diskon 30%

Hemat dikantong
Anak dapat belajar dengan produk unggulan Halo balita, yang memang sangat cocok untuk teman belajar si kecil

Yuukk segera order!
Batas promo sampai hari ini saja lhoo..

Sepatu Kanvas dg model print anti air Cocok untuk buah hati karena model yg unik
23/08/2017

Sepatu Kanvas dg model print anti air
Cocok untuk buah hati karena model yg unik

Sepatu anak banyak ,, tapi kalau sepatu yang sekaligus bisa mengedukasi jarang dan hanya CUMOSE SHOES Kalau ada yang bis...
12/08/2017

Sepatu anak banyak ,, tapi kalau sepatu yang sekaligus bisa mengedukasi jarang dan hanya CUMOSE SHOES

Kalau ada yang bisa mengdukasi kenapa pilih yang biasa-biasa saja

Saya cuma mau sedikit menyampaikan kalau nanti ada beberapa cuatomer yang mungkin objection dengan berbagai hal.  Atau p...
08/08/2017

Saya cuma mau sedikit menyampaikan kalau nanti ada beberapa cuatomer yang mungkin objection dengan berbagai hal. Atau pernyataan seputar "yaaahhh.. Udah ngga ada promo dong.. Habis dong disc nya. "dsb.

Saya pernah ditegur oleh salah seorang ustadz waktu saya mau beli buku dan berharap disc. Beliau bilang "Berikan yang terbaik buat anak anak, niatkan sedekah, niatkan ibadah, biar semua yang kita keluarkan bernilai.. Itu ibunya Imam Syafii, hartanya dihabiskan buat ngedidik putranya. Wajar kalau hasilnya jadi kaya Imam Syafi'i"
Habis itu saya diem.. ๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ

Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dan masing masing memiliki prioritas yang berbeda di dalam memenuhi kebutuhannya itu.

Ada keluarga yg punya penghasilan 15 jt sebulan. Dia mampu menyicil atau menbeli mobil dan rumah tetapi merasa tidak mampu untuk menyicil atau membeli buku untuk anak anaknya.

Tetapi, ada pula keluarga yang penghasilannya kueang dari 5 juta sebulan, tetapi mendahulukan untuk membeli buku buku terbaik untuk anaknya.

Jadi, mahal atau tidak akan kembali kepada kita.

Disisi lain, ada paket buku yang menawarkan kemudahan, kelengkapan dan kualitas fisik sekaligus. Tentu saja, kelebihan ini menuntut investasi lebih dibandingkan dengan ketika kita membeli secara parsial.

Sisi lain lagi, anak kita tumbuh dengan sangat cepat tanpa mampu kita cegah. Waktu yang sudah terlewat, sedetikpun tak akan pernah mampu kita yarik kembali. Mereka terus bertumbuh dengan atau tanpa upaya maksimal dari kita sebagai orangtua.

So, the choice is ours.. ๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ™

-bunda Ary Indriyani-
(Penulis buku LITTLE ABID)

Bayangkan saat anak bermain bersama teman2nya dengan Cumose Shoes Motif *Shalihah*, ada beberapa Poin yang kita dapatkan...
31/07/2017

Bayangkan saat anak bermain bersama teman2nya dengan Cumose Shoes Motif *Shalihah*, ada beberapa Poin yang kita dapatkan :
1. Anak senang dengan gambar dan warnanya yang ceria
2. Anak bangga menjadi Shalihah
3. Orang tua bangga anaknya didoakan Shalihah
4. Teman si Anak ingin jadi Shalihah juga
5. Orang tua teman si anak termotivasi untuk menjadikan anaknya Shalihah

Kelebihan sepatu ini adalah motif yang mengedukasi ,, menarik , anti slip

Pameran Kehebatan AnakOleh : Abah Ihsan Baihaqi Ada yang tanya: abah ihsan, dari tulisan abah, abah itu "manusia biasa" ...
22/07/2017

Pameran Kehebatan Anak

Oleh : Abah Ihsan Baihaqi

Ada yang tanya: abah ihsan, dari tulisan abah, abah itu "manusia biasa" kayak kita-kita. Abah kok jarang pameran kehebatan anak abah. Gak pernah upload anaknya dapat piala apa, gak pernah upload nilai raport, atau laporan hafalan sudah berapa juz, anaknya sudah bisa apa. Kenapa?

Tanggapan:

Mengapa saya gak suka pamer? Bukan karena gak ada yang bisa dipamerin. Teman-teman satu sekolah anak saya seperti teh salma pasti tahunya; harusnya bisa kalau mau pamer. Tapi soal prestasi akademik, hafalan quran dan kehebatan lainnya, sedapat mungkin saya memilih tidak untuk dipublish (dipamerkan).

Kenapa?

1. Faedahnya pameran anak apa? ya klo buat orang lain semangat. lah klo buat orang lain baper gak jelas?

2. Hidup itu lari marathon. berbangga dengan prestasi sekarang, 20 tahun lagi? juga soal pameran keshalihahan anak, ampun deh, dijamin masih terjaga? Shalih sekarang, 30 tahun lagi?

3. Anak berprestasi bagi saya bukan ranking, juara apa, sudah mencapai apa. tidak! yang utama bagi saya bagaimana anak memiliki mental mandiri, akhlakul karimah, aqidah yang lurus. amin. ini pun gak boleh puas dengan sekarang..karena harus dilatih.. dibiasakan.

4.Jika pun benar anak kita punya kehebata. Kehebatan itu darimana?

IQ cerdas, sehingga jago matematika, hafalan qurannya banyaj, yang ngasi siapa? Allah

Wajah cantik ganteng, yang ngasi siapa? Allah

Anak suaranya bagus, ngajinya bagus, nyanyinya bagus, yang ngasi siapa? Allah

Terus kenapa dibanggakan?

5.Kalau tujuan memotivasi gimana?

Selama yang diceritakan "bagaimana" bukan "apa yang dicapai" silahkan Anda tulis dan pamerkan. Semoga jadi kebaikan.

Kalau Anda pameran silahkan. Itu urusan masing-masing. Saya gak ikut campur. Saya tidak nge-judge siapapun. Saya hanya menjawab yang bertanya pada saya.

Memang apa sih salahnya pameran? ya sudah jelas... jangan disepelekan. Pameran itu adalah sifat UJUB, membangkan diri. UJUB itu modal dari sifat TARAFFU (menonjolkan diri). TARAFFU itu modal dari KIBR atau TAKABUR (sombong).

Saya beristighfar semoga mengampuni perbuatan itu jika khilaf melakukannya. Semoga juga yang membaca ini.!

Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa Sallam bersabda:

โ€Žู„ูŽูˆู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒููˆู’ู†ููˆู’ุง ุชูุฐู’ู†ูุจููˆู†ูŽ ู„ูŽุฎููู’ุชู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูŽุง ู‡ููˆูŽ ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุนูุฌู’ุจู ุงู„ู’ุนูุฌู’ุจู

โ€œJika kamu tidak berbuat dosa, sungguh aku mengkhawatirkan kamu pada perkara yang lebih besar dari itu, yaitu โ€˜ujub, โ€˜ujub (kagum terhadap diri sendiri)โ€ [Hadist Hasan Lighairihi, sebagaimana di dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 658, karya syaikh Al-Albani]

Address

Cirebon

Telephone

082128624888

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IO putri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to IO putri:

Share