11/03/2017
7 ide peluang usaha di rumah dengan modal kecil
1. Bisnis menjual pulsa elektrik
Memulai bisnis jual pulsa saat ini sebenarnya cukup mudah dan murah, hanya dengan modal awal Rp 100.000 – Rp 300.000 kita sudah bisa mulai menjalankan bisnis ini, bisa dikerjakan di mana saja dan siapa saja. Bila Anda adalah seseorang yang aktif dalam sebuah network, organisasi di mana anggotanya cukup banyak, atau anak kuliahan, maka bisnis jual pulsa bisa sangat menguntungkan lho karena kita bisa menjualnya pada teman-teman yang berada di network, organisasi, dan kampus.
Namun, untuk menjalankan bisnis pulsa elektrik butuh keseriusan dan strategi pemasaran yang baik karena saat ini persaingan jual pulsa elektrik sudah cukup ketat. Dan untuk memulai, maka Anda harus mendaftar menjadi agen jual pulsa elektrik di beberapa Distributor pulsa elektrik, seperti: Pulsa-Online.com, Venuspulsa.com, Istanareload.com, Centerpulsa.com, dan lain-lain.
Ada beberapa tips jitu yang bisa dilakukan agar bisa berhasil menjalankan bisnis pulsa elektrik, diantaranya adalah:
a. Mendaftarlah menjadi agen pulsa pada distributor pulsa terpercaya
b. Jangan mengambil untung terlalu besar
c. Jangan berikan kesempatan orang untuk nge-bon pulsa
d. Promosi dengan memperhatikan etika, baik itu melalui media sosial ataupun media lain
e. Pertahankan memberikan pelayanan yang baik pada semua pelanggan
2. Bisnis Afiliasi (Affiliate Marketing)
Ini adalah model bisnis yang sangat banyak dijalankan oleh internet marketer baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Untuk menjalankan bisnis afiliasi, kita tidak harus memiliki produk, tapi kita bisa menjual produk orang lain melalui internet, baik itu melalui blog, social media, email marketing, dan lain-lain. Kita mendapatkan komisi sekian persen dari total harga barang yang dijual. Produk yang dijual pun bermacam, ada produk berbentuk fisik, berbentuk digital, dan juga berbentuk membership.
Keunikan dari bisnis afiliasi ini adalah, kita tidak perlu repot mengurus hal-hal yang berhubungan dengan pembuatan produk, packing produk, dan pengiriman produk. Kita hanya perlu mempromosikan link khusus yang didapatkan dari vendor (pemilik produk). Jika link tersebut di-klik oleh seseorang dan orang tersebut melakukan pembelian dari link affiliate milik kita, maka kita akan mendapatkan komisi.
3. Bisnis Dengan Membuat Toko Online (Online Shop)
Memiliki sebuah online saat ini sudah sangat mudah. Bisnis online shop bisa dijalankan oleh orang yang memiliki toko offline dan ingin meningkatkan penjualan dengan cara menjual secara online. Dan bisnis ini juga bisa dikerjakan oleh orang yang tidak memiliki produk, yaitu dengan cara bergabung dengan supplier atau produsen yang menawarkan sistem dropship atau reseller.
Untuk memulai bisnis online shop tentunya Anda harus punya toko online. Sebenarnya tidak sulit untuk membuat toko online, tutorialnya bisa kita dapatkan di internet. Setelah lanjutnya adalah mencari produsen produk atau mitra kerjasama yang memberikan layanan reseller atau dropship. Setelah diterima menjadi mitra, kita bisa mulai memposting produk di toko online dan mempromosikan toko online tersebut.
4. Membuka Jasa Menjahit
Banyak orang yang ingin menjahitkan pakaiannya dengan model dan ukuran tertentu, terutama mereka yang memiliki tubuh yang agak gemuk atau terlalu kurus. Nah, mereka ini pasti selalu mencari jasa penjahit pakaian yang bisa membuat pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh mereka. Bisnis ini sangat cocok untuk orang yang memiliki minat pada dunia fashion, tentunya Anda harus memiliki kemampuan dalam menjahit dan mendesain pakaian.
Selain untuk membuat pakaian baru, jasa menjahit sering juga dibutuhkan oleh mereka yang ingin mengecilkan pakaian yang terlalu besar, atau sekedar memasang atribut tertentu di pakaian mereka. Seperti kita ketahui, banyak sekali orang membeli pakaian (baju/ celana) yang modelnya sedang hits, namun saat akan dibeli ternyata ukurannya terlalu besar. Nah, untuk mengecilkan pakaian tersebut, si customer tentu akan mencari jasa penjahit yang bisa mengecilkan pakaian tersebut.
5. Bisnis Kuliner
Kalau Anda memiliki resep makanan yang unik atau bisa membuat snack yang digemari banyak orang, maka Anda harus mempertimbangkan bisnis ini. Usaha ini sangat cocok untuk orang yang menyukai tentang dunia kuliner. Tidak sedikit orang yang berhasil menjalankan bisnis makanan, bahkan bisnisnya semakin berkembang dan membuka cabang di tempat lain.
Perlu diketahui juga bahwa kuliner adalah salah satu model bisnis yang tidak akan pernah mengalami kemunduran. Mengapa? Karena kuliner atau makanan adalah kebutuhan pokok manusia. Walaupun saat ini telah banyak kita temukan berbagai jenis usaha kuliner, tetap saja akan muncul jenis bisnis kuliner lain dengan tampilan dan kemasan yang berbeda.
Model bisnis ini juga bisa dijalankan dengan modal yang relatif kecil lho. Dan bila Anda tidak punya keahlian dalam dunia kuliner namun sangat ingin memiliki sebuah bisnis makanan, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli waralaba makanan dengan modal yang kecil, misalnya waralaba makanan camilan. Salah satu bisnis franchise makanan ringan yang bisa Anda pertimbangkan adalah waralaba tahu jeletot.
6. Bisnis Membuka Les Private, Kursus Online
Menjual keahlian dengan cara mengajari orang lain keahlian kita tersebut bisa menjadi salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan. Bila kita memiliki kemampuan dalam bidang tertentu, misalnya; keahlian bermain gitar, keahlian membuat website, desain, bahasa Inggris, komputer, dan lain-lain, kita bisa memberikan les private atau kursus di rumah atau bisa juga dilakukan di tempat lain tergantung kondisi yang ada.
Uniknya, sekarang menjalankan bisnis les private atau kursus ini bisa dilakukan secara online via internet. Di Indonesia sendiri saat ini sudah cukup banyak startup bisnis yang memberikan kemudahaan untuk les private/ kursus secara online. Salah satu dari sekian banyak startup tersebut adalah SekolahPintar.com.
Jadi, Sekolahpintar.com menjadi media penghubung antara guru dan murid yang ingin belajar secara online. Materi pelajarannya dalam bentuk video yang bisa langsung ditonton oleh para murid. Selain itu, murid dan guru pun bisa berinteraksi tanya-jawab bila ada materi yang ingin dibahas lebih detail.
Nah, bagi Anda yang punya ilmu atau keahlian khusus tentunya ini adalah sebuah peluang bisnis yang sangat bagus, bahkan bisa dijalankan dengan modal yang sangat minim. Yang perlu Anda lakukan adalah membuat materi pelajaran yang sesuai dengan bidang keahlian Anda, mendaftar menjadi pemateri/ guru di Sekolahpintar.com, dan upload materi pelajaran. Yang pasti kita harus menghubungi pihak Sekolahpintar.com, karena seluruh materi pelajaran yang akan dijual di sana harus atas seijin mereka. Kalau Anda tertarik, bisa mencoba menjadi guru private online di Sekolah Pintar.
7. Bisnis Membuka Jasa Laundry
Bisnis laundry akan sangat laris bila berlokasi di dekat kampus, kost-kostan. Kalau kita perhatikan bisnis laundry ini semakin banyak dan semakin bermacam-macam layanannya, bahkan ada yang menawarkan untuk menjemput pakaian yang akan di-laundry. Bila Anda merasa bisnis ini cocok dengan Anda maka sebaiknya Anda segera melakukannya karena bisnis ini akan selalu dicari oleh banyak orang.
Ada beberapa informasi yang harus kita perhatikan bila ingin sukses di bisnis laundry;
a. Perhatikan target market. Sebelum membuka usaha jasa laundry kita harus tahu dulu siapa target market yang akan sering menggunakan jasa laundry yang ditawarkan. Biasanya orang yang sering menggunakan jasa laundry adalah mahasiswa, pekerja kantoran yang masih bujangan. Tapi tidak menutup kemungkinan pelanggan berasal dari segmen yang berbeda, misalnya ibu rumah tangga.
b. Modal adalah faktor penting yang harus diperhatikan. Bukan hanya modal materiil tapi juga pengetahuan tentang bisnis laundry, kemampuan manajemen, dan jaringan bisnis.
c. Lokasi usaha laundry juga menjadi faktor penentu keberhasilan di bisnis ini. Usahakan membuka bisnis laundry di lokasi yang cukup ramai, misalnya di sekitar perkantoran, perumahan, asrama, atau kost-kostan.
d. Memilih dan membina karyawan juga tidak bisa disepelekan. Bila Anda akan mempercayakan operasional bisnis laundry kepada karyawan, pastikan bahwa karyawan tersebut telah memiliki pengetahuan yang cukup baik.
e. Yang terakhir adalah proses pemasaran dan promosi. Selain menggunakan media offline untuk promosi (misalnya banner, brosur, pamflet), pertimbangkan juga untuk melakukan promosi via internet (misalnya promosi di Facebook).