20/08/2020
"kehadiran" R. Koeman sebagai pelatih anyar Barcelona mendapat respon berbeda-beda dari berbagai pihak. Kondisi Barcelona belakangan ini mendapat kritikan yg tajam setelah performa yg begitu mengecewakan bahkan menjadi salah satu moment paling buruk dalam sejarah club setelah mengalami "kekalahan" disemua kompetisi musim ini.
Koeman hadir, mendapat cibiran dari beberapa pihak dan berkata bahwa hal itu (kedatangannya) takkan berpengaruh banyak. Sebagian lagi penuh harap dan menganggapnya sebagai angin segar bagi masa kelam club saat ini.
Memang kehadiran Koeman tidak langsung jadi jaminan kesuksesan Barcelona dalam waktu singkat tetapi beberapa hal penting yang jadi catatan mengenai kehadirannya.
Bahwa dalam diri Koeman kita dapat melihat jiwa sejati dari seorang "CULE". Slogan Mes Que Un A Club benar adanya. Bagaimana tidak, dalam situasi buruk club ia hadir dengan "kerelaan" untuk menyelamatkannya. Ia begitu peduli dengan Barcelona. Jika dipikir baik-baik, ngapain juga dia mau meninggalkan "kerajaan" yang sudah ia bangun beberapa tahun bersama dengan timnas Belanda, di mana kita tahu bahwa berkatnya timnas Belanda lebih diperhitungkan lagi dan ada di jajaran top sepakbola dunia . Dan lagi dalam waktu dekat akan ada gelaran EURO. Lantas mengapa ia meninggalkan timnas Belanda untuk club yang lagi luluh lantah terlepas dari nama besarnya sebagai salah satu club besar? Apalagi kalau bukan jiwa sejati sebagai CULE yang dengan "rela" untuk menyelamatkannya.
Berkaca dari apa yang dilakukannya dengan timnas Belanda, tentu saja tak bisa disamakan tetapi yang saya maksud adalah seluruh proses yang dilakukannya dalam membangun tim dan memaksimalkan talenta yang ada adalah jaminan lain bahwa masa depan club ada ditangan yang tepat. Namun tetap saja semua takkan mudah. Perjalanan yg terjal dan sesak dengan kritik sana sini adalah proses yang sudah terbentang di depan. Harus selalu optimis, hasilnya akan tetap jadi bahan evaluasi baik atau buruk.
Berbeda dengan Valverde dan Setien yang seakan jadi boneka Bartomeu dan juga kurang bisa mengatur pemain, khususnya mengontrol pemain dengan nama - Koeman dengan kepribadiannya akan memberikan dampat lebih kepada seluruh aspek demi kemajuan club. Kita harap itu. Tentu saja waktu yang akan menjawab segala sesuatu yg dengannya saat ini kita bertanya-tanya.
Bagaimana pun sebagai penikmat sebapkbola, pecinta Barcelona dari layar kaca - hanya bisa mengikuti semua dinamika yang terjadi dengan club kebanggaan, melihat dan merasakan kegembiraan, kesedihan, kegeraman, kesabaran dan lain sebagainya sebab disanalah letak kenikmatannya ketika dapat merasakan semua itu.
Kita selalu berharap yang terbaik untuk club kebanggaan kita, semoga sukses bersama Koeman.
Tetap Visca Barca..