01/12/2015
Gresik United
sukses meraih kemenangan
pertama mereka pada ajang
Piala Jenderal Sudirman.
Melawan Persija Jakarta, pada
laga pamungkas Grup A, di
Stadion Kanjuruhan Malang,
Selasa (01/12), mereka sukses
mengalahkan Persija Jakarta
2-1.
Persija Jakarta langsung
menggebrak pertahanan
Gresik United begitu laga
dimulai. Upaya ini nyaris
berbuah gol kala laga belum
semenit berjalan.
Memanfaatkan umpan Aldi
Alachya, Pacho Kenmogne
melepas sepakan ke gawang
Gresik United. Namun, bola
melambung tipis ke sisi
gawang Aji Saka.
Tiga menit berselang, giliran
Aldi Alachya yang melepas
sepakan ke arah gawang
Gresik United. Namun, kali ini,
Aji Saka sigap menepis bola
yang meluncur ke gawangnya.
Berusaha lepas dari tekanan,
Gresik United melancarkan
serangan balik. Namun, upaya
anak-anak asuh Widodo C
Putro ini masih selalu kandas
di barisan belakang Persija.
Menit 13, Maman Abdurahman
mendapat peluang membawa
timnya unggul melalui
tendangan bebas sekitar lima
meter di muka kotak penalti
Gresik United. Namun, bola
sepakannya meluncur tepat ke
pelukan Aji Saka. Dua menit
kemudian, Aldi Alachya berhasil
menerobos barisan
pertahanan Gresik United.
Namun, usahanya masih
kandas usai ia bertabrakan
dengan Aji Saka, yang
berupaya menghalau bola dari
kaki pemain muda Persija ini.
Akibat benturan ini, Aji Saka
mengalami cedera di lutut
kirinya dan harus ditarik
keluar. Sebagai penggantinya,
Gresik United memasukkan M.
Ridwan. Beberapa menit
berselang, Aji Saka dibawa
ambulan karena cederanya
cukup parah.
Persija akhirnya unggul pada
menit 23. Lolos dari kawalan
pemain belakang Gresik
United, Aldi Alachya menerobos
kotak penalti dan melepas
umpan mendatar ke Raphael
Maitimo. Tak terkawal,
gelandang Persija ini tanpa
kesulitan menceploskan si kulit
bundar ke gawang M. Ridwan.
Pacho Kenmogne nyaris
menggandakan keunggulan
timnya pada menit ke-27.
Namun, kali ini M. Ridwan
sigap menangkap bola yang
mengarah ke gawangnya.
Usai waterbreak, Persija terus
menekan pertahanan Gresik
United. Menit 35, Dedi Hartono
-yang masuk menggantikan
Pandi Lestaluhu- memiliki
peluang menggandakan
keunggulan Macan Kemayoran.
Namun, Fx. Yanuar sigap
melakukan sliding tackle demi
menghalau bola dari kaki Dedi.
Jelang babak pertama usai,
Gresik United mengubah
komposisi pemain. Malik R dan
Felkin ditarik keluar. Sebagai
gantinya, mereka memasukkan
Rendi Irawan dan David
Faristian. Masuknya dua
pemain ini tak mengubah arah
pertandingan. Persija terus
menguasai jalannya
pertandingan. Namun, sampai
babak pertama usai, tak ada
gol tambahan tercipta.
Babak kedua, Persija kembali
melancarkan serangan ke
pertahanan Gresik United.
Namun, serangan-serangan
mereka masih selalu kandas di
kaki pemain belakang Gresik
United.
Justru Gresik United yang
nyaris menyamakan
kedudukan pada menit 51.
Namun, Riko Simanjuntak
gagal memungkasi aksi
individunya dengan sempurna.
Sepakannya masih tipis
melambung di atas pojok
kanan atas gawang Persija.
Usai peluang ini, mental para
penggawa Gresik United mulai
bangkit. Tak lagi pasif, skuat
besutan Widodo C Putro ini
mulai berani mengambil
inisiatif permainan.
Mengandalkan kecepatan Reza
Mustofa, Rendi Irawan dan
Riko Simanjutak, Laskar Joko
Samudro melancarkan serbuan
demi serbuan ke pertahanan
Persija.
Menit 61, Ade Suhendra
melepas sepakan keras dari
sisi kanan kotak penalti Persija.
Namun, bola yang diarahkan
ke tiang jauh gawang Reky
Rahayu masih gagal menemui
sasaran. Riko Simanjuntak
kembali menunjukkan
kebolehannya menggocek bola
melewati kawalan dua pemain
bertahan Persija. Namun
sepakan Riko, memungkasi
aksinya, masih melambung
tinggi di atas mistar.
Upaya Gresik United berbuah
hasil pada menit 70.
Memanfaatkan sodoran Riko
Simanjuntak, Reza Mustofa
melepas tembakan ke pojok
kiri bawah gawang Persija.
Reky Rahayu yang coba
menghadang tak kuasa
menahan laju bola. O.K John,
yang berupaya menyapu bola
dari gawang, juga gagal
melaksanakan tugasnya.
Usai gol ini, Gresik United kian
menggencarkan serangannya.
Upaya ini nyaris membuahkan
hasil jika sepakan Reza Mustofa
pada menit 73 tak mengarah
tepat ke pelukan Reky Rahayu.
Semenit usai waterbreak
kedua, Bima Sakti menyambut
bola liar di muka kotak penalti
Persija. Namun, sepakan
pemain gaek ini masih
melenceng di sisi kiri gawang
Persija.
Riko Simanjutak akhirnya
mampu membawa timnya
unggul pada menit 81.
Memungkasi aksi individunya
tak terhentikan pemain
belakang Persija, Riko melepas
sepakan keras ke sisi kanan
gawang Persija.
Persija nyaris menyamakan
kedudukan semenit berselang.
Namun, sundulan Gunawan
Dwi Cahyo, memanfaatkan
skema set piece, masih
melenceng tipis di sisi kiri
gawang M. Ridwan.
Jelang laga usai, kedua tim
terus melakukan jual beli
serangan. Namun, sampai laga
usai, tak ada gol tambahan
tercipta. Walau mengalami dua
kali kekalahan, langkah Persija